Juru Bicara KPK Febri Diansyah mengatakan KPK telah sudah menerima surat dari kuasa hukum Made yang menyatakan bahwa Oka Masagung dirawat di rumah sakit.
"Klien mereka tidak dapat hadir di pemeriksaan karena sedang sakit," kata Febri di Gedung KPK Jakarta, Rabu (28/3).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Made Oka diduga menjadi perantara jatah proyek e-KTP sebesar 5 persen bagi Setya Novanto melalui perusahaan miliknya PT Delta Energy, perusahaan investasi yang berlokasi di Singapura. Perusahaan tersebut diduga menjadi perusahaan penampung dana.
Bambang menuturkan Made memiliki riwayat penyakit stroke depresi dan bertiga. Tim kuasa hukum akan segera memberikan surat dokter ke KPK.
"Jadi kami berharap sebagai bahan pertimbangan dalam penanganan perkaranya," katanya.
Menurut Bambang, kliennya sudah meminta penjadwalan ulang. Rencananya pekan depan Oka Masagung akan diperiksa kembali.
"Minggu depan sih harusnya sudah bisa menjalani pemeriksaan. Kami juga memang enggak mau diundur-untuk lebih cepat selesai," katanya.