Jaga Paskah, Polda Metro Jaya Kerahkan 6.000 Personel

Gloria Safira Taylor, CNN Indonesia | Kamis, 29/03/2018 18:48 WIB
Jaga Paskah, Polda Metro Jaya Kerahkan 6.000 Personel Ilustrasi operasi pengamanan Polri. (Foto: ANTARA FOTO/Didik Suhartono)
Jakarta, CNN Indonesia -- Kepolisian mengerahkan sebanyak 6.000 personel pengamanan perayaan Paskah di DKI Jakarta. Ribuan personel tersebut akan berjaga dimulai pada Kamis (29/3) hingga Minggu (1/4).

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Komisaris Besar Argo Yuwono mengatakan pengamanan akan dilakukan di empat titik, yakni rumah ibadah, tempat rekreasi, tempat yang menjadi akses untuk masyarakat mudik, dan jalan.

"Jadi sekitar 6.000 personel gabungan TNI dan Polri, kita turunkan pengamanan perayaan Paskah ya, yang sasarannya adalah pertama tempat ibadah, tempat rekreasi, tempat mudik dan jalan. Artinya untuk tempat ibadah juga ada anggota yang sudah kami plot lewat polres-polres," ujarnya di Mapolda Metro Jaya, Kamis (29/3).


Untuk tempat rekreasi, Argo mengatakan penjagaan akan dilakukan di Kebun Binatang Ragunan, Ancol dan Taman Mini Indonesia Indah yang biasanya menjadi tujuan masyarakat berwisata.

Sementara itu penjagaan juga akan dilakukan di Bandar Udara Soekarno-Hatta hingga Stasiun Kereta Api Gambir. Selanjutnya juga akan dilakukan pengamanan di akses jalan tol untuk mengantisipasi kemacetan yang mungkin terjadi.

"Yang terakhir berkaitan dengan jalur karena libur panjang nanti dikhawatirkan ada macet panjang, anggota semua kita atur jangan sampai ada kemacetan di jalan tol," katanya.

Sejauh ini, Argo memastikan pihaknya tidak mendapatkan tanda-tanda teror akan perayaan Paskah tersebut.

Umat Katolik akan memulai perayaan Paskah dengan kegiatan keagamaan Kamis Putih di gereja. Selanjutnya, kegiatan dilanjutkan dengan perayaan Jumat Agung, Sabtu Suci atau Malam Paskah dan Paskah di hari Minggu. (arh/arh)