Pascapenutupan, Anies Minta Pekerja Alexis Tahu Konsekuensi

RZR & CTR, CNN Indonesia | Kamis, 29/03/2018 19:09 WIB
Pascapenutupan, Anies Minta Pekerja Alexis Tahu Konsekuensi Anies Baswedan mengatakan para pekerja Alexis seharusnya mengetahui konsekuensinya ketika melanggar aturan. (CNN Indonesia/Ramadhan Rizki Saputra)
Jakarta, CNN Indonesia -- Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyatakan penutupan Alexis adalah bagian dari penegakan hukum. Menurutnya, pemerintah telah mengingatkan para pekerja Alexis agar memahami konsekuensi bekerja di tempat itu.

"Kami memang tidak mengirimkan orang secara kasar, semuanya dilakukan sesuai dengan aturan. Tapi bila Anda melanggar maka Anda akan kena konsekuensinya termasuk yang bekerja di sana," kata Anies di Gedung BPK Jakarta, Kamis (29/3).

Namun Anies enggan menjawab saat disinggung mengenai nasib eks pekerja Alexis yang terkena imbas penutupan. Dia mengatakan seharusnya para pekerja di sana mengetahui ada pelanggaran.



"Yang bekerja di sana tahu persis terjadi pelanggaran terkait prostitusi tahu, tapi diam saja," kata Anies.

Anies menyatakan para pekerja Alexis harus siap dengan penutupan tempat hiburan malam itu. Dia berharap hal ini menjadi pelajaran bagi para pekerja yang hendak mencari penghasilan di Jakarta.

"Kalau bekerja di tempat yang di situ ada pelanggaran, tinggal tunggu waktu akan muncul tindakan. Bagi lainnya ingat kasus ini jangan diulang, hentikan," tegas Anies.

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta telah mengeluarkan surat keputusan pencabutan tanda usaha pariwisata (TDUP) kepada pengelola Hotel Alexis, PT Grand Ancol Hotel per tanggal 22 Maret 2018.


Penutupan Alexis merupakan bagian dari komitmen yang dijanjikan Anies Baswedan saat mencalonkan diri sebagai gubernur DKI Jakarta.

Anies mengatakan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan DKI sudah menyelidiki dugaan pelanggaran di Alexis. Selanjutnya PTSP bertindak untuk mencabut izin usaha yang terbukti melanggar.

"Petugas Satpol PP hadir di sana secara resmi memasang tempat ini, TDUP sudah dicabut. Kita memastikan tidak ada lagi kegiataan usaha di sana. Mereka melakukan verifikasi dan memastikan usaha pariwisata di tempat itu," ujar Anies.

Anies Minta Pekerja Alexis Tau KonsekuensiMobil Satpol PP dipasang poster penolakan penutupan Alexis. (CNN Indonesia/Ramadhan Rizki Saputra)
Tumbal Politik

Saat menutup Alexis, Anies mengerahkan Satpol PP DKI Jakarta. Anies menyebut penutupan ini terkait dugaan praktik prostitusi dan perdagangan manusia di hotel tersebut.

Puluhan orang yang mengaku karyawan Alexis menggelar demonstrasi ketika petugas Satpol PP datang untuk mengeksekusi.

Mereka membawa sejumlah poster berisi berbagai macam tuntutan yang ditujukan kepada Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

Massa juga membentangkan poster berisi keluhan atas nasib pekerja yang mengalami PHK massal akibat kebijakan Anies.


Beberapa poster berbunyi, "Pak Gubernur Jangan Jadikan Tempat Kerja Kami Tumbal Politik". Poster lainnya ditulis, "Pak Gubernur Bagaimana Nasib Anak-Anak kami Selanjutnya".

Para eks karyawan Alexis itu juga menempelkan poster-poster tuntutan di atas mobil patroli Satpol PP yang terparkir di luar pagar hotel. Poster ditempel di bagian kap dan kaca mobil bagian depan.

Petugas Satpol PP yang hendak masuk memeriksa Hotel Alexis sempat ditolak oleh petugas kemanan dan terjadi aksi saling dorong dan adu argumentasi antara petugas keamanan dan pihak Satpol PP.

Pada akhirnya, sejumlah petugas keamanan Hotel Alexis dan perwakilan PPNS menandatangani berita acara penutupannya. (pmg)