"Bertambah meninggal dunianya, lima orang, sudah kita identifikasi," ujar Kapolres Jakarta Selatan Kombes Indra Jafar saat dihubungi CNNIndonesia.com, Selasa (3/4).
Kelima orang tersebut membeli minuman keras oplosan di warung milik RS yang berada di Jagakarsa, Jakarta Selatan pada Minggu (1/4) malam.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saat ini, Indra mengatakan pihaknya masih melakukan pemeriksaan terhadap RS. "Kita lagi uji lab minumannya, pelaku sedang kita gali keterangannya," tuturnya.
"Korban membeli minuman keras di Jagakarsa (tempat RS) tapi minumnya tidak bersamaan," tuturnya.
Minum Ginseng
Di Jakarta Timur, sebanyak empat orang dilaporkan tewas usai mengkonsumsi minuman keras jenis ginseng di kawasan Duren Sawit.
Kapolres Jakarta Timur Kombes Tony Surya Putra mengatakan hingga kini pihaknya masih mengejar penjual minuman keras tersebut.
"Empat orang meninggal, ada yang masih dirawat, ada yang sudah pulang. Lagi kita lakukan penyelidikan untuk asal minuman oplos itu dari mana," ujarnya saat dikonfirmasi, Selasa (3/4).
Tony menjelaskan korban membeli minuman tersebut dengan cara patungan pada Senin (2/4) malam. Namun, tak berapa lama kemudian korban mengalami rasa tidak enak di dalam tubuhnya setelah menenggak ginseng.
Kejadian serupa tak hanya terjadi di Duren Sawit, tapi juga di kawasan Cipinang. Tony mengatakan dua korban masih menjalani perawatan di rumah sakit.
Meski demikian Tony memastikan kasus tersebut berbeda dengan yang kini terjadi di Jakarta Selatan.
"Enggak ada (kaitan dengan Jaksel). Makanya lagi kita selidiki supaya kita tahu sumbernya dari mana, kita juga akan cari distributor, distributornya yang kita hajar," tuturnya.