Kendaraan Politik Gatot Nurmantyo Dipertanyakan

Joko Panji Sasongko, CNN Indonesia | Rabu, 04/04/2018 17:30 WIB
Kendaraan Politik Gatot Nurmantyo Dipertanyakan Jenderal Gatot Nurmantyo sampai saat ini belum memiliki kendaraan politik untuk maju di Pilpres 2019. (REUTERS/Beawiharta)
Jakarta, CNN Indonesia -- Ketua Umum PPP Muhammad Romahurmuziy enggan berkomentar soal kelayakan mantan Panglima TNI Gatot Nurmantyo maju di pemilihan presiden 2019 mendatang. Dia justru mempertanyakan partai politik yang akan mengusung Gatot di Pilpres

Menurutnya, kelayakan sebagai capres atau cawapres hanya bisa diukur jika Gatot sudah resmi diusung atau bergabung ke dalam salah satu partai politik.

"Sebelum bicara layak atau tidak yang perlu dipastikan kendaraannya apa? Karena orang dinilai layak atau tidak kalau sudah dapat kendaraan," ujar Romahurmuziy di Gedung DPR, Jakarta, Rabu (4/4).



Romahurmuziy menyampaikan sampai hari ini sebanyak lima parpol sudah menyatakan sikap bakal mendukung Joko Widodo sebagai capres. Sementara dua parpol, yakni Gerindra dan PKS menyatakan bakal berkoalisi mendukung Prabowo Subianto.

Tiga partai lain yang belum menyatakan sikap, yakni PAN, PKB, dan Demokrat, kata Romahurmuziy, diprediksi akan bergabung dengan koalisi mendukung Jokowi atau Prabowo.

Menurutnya poros ketiga yang akan dibentuk PAN, PKB dan Demokrat akan sulit terbentuk. hal itu berdasarkan pembicaraannya dengan Ketua Umum Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono di Jombang beberapa hari lalu.


SBY, kata Romahurmuziy, mengaku tidak pernah berkomunikasi membahas poros ketiga dengan Ketum PKB Muhaimin Iskandar dan Ketum PAN Zulkifli Hasan, termasuk dengan Gatot.

"Artinya Pak Gatot hanya bisa berangkat apakah kalau Pak Jokowi berangkat tidak menggunakan lima ini, itu yang jelas tidak mungkin atau Pak Gatot menjadi capres yang diberangkatkan Gerindra atau PKS yang sudah berkali-kali menyatakan seluruh petinggi Gerindra tidak mungkin," ujarnya.

Gatot Nurmantyo resmi menjadi jenderal purnawirawan pada Minggu (1/4). Usai pensiun, Gatot langsung menyatakan kesiapannya maju dalam kontestasi Pemilihan Presiden (pilpres) 2019.

"Apabila Republik ini memanggil dan rakyat menghendaki, tentunya dengan semangat patriotisme saya akan selalu siap memberikan yang terbaik bagi NKRI," ujar Gatot dalam rekaman video yang beredar di YouTube.

Meski sudah menyatakan siap, Gatot belum punya kendaraan politik. Sejumlah parpol memang memasukan namanya dalam daftar meski hanya untuk posisi cawapres. Namun belum satupun resmi menyatakan akan mengusungnya, apalagi untuk posisi capres.
(ugo)