Massa Pedemo Sukmawati Bergerak dari Istiqlal, Lalin Padat
DHF | CNN Indonesia
Jumat, 06 Apr 2018 13:24 WIB
Jakarta, CNN Indonesia -- Massa yang berasal dari Persaudaraan Alumni 212, Front Pembela Islam (FPI) dan Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) Ulama berkumpul di Masjid Istiqlal sebelum melakukan unjuk rasa aksi bela Islam menuntut Sukmawati Soekarnoputri diadili terkait puisi 'Ibu Indonesia'.
Berdasarkan pantauan CNNIndonesia.com, usai melangsungkan solat Jumat, massa langsung membuat barisan untuk melakukan long march menuju Gedung Bareskrim Polri, Gambir, Jakarta Pusat.
Massa yang didominasi dengan pakaian berwarna putih dan hitam itu langsung membuat lalu lintas depan Masjid Istiqlal padat.
Dishub DKI Jakarta tampak sibuk mengurai kemacetan lalu lintas. Puluhan personel kepolisian sudah siap mengamankan aksi unjuk rasa.
Di mobil komando yang disediakan peserta aksi terpasang spanduk-spanduk bertuliskan "Maaf Bukan Berarti Berhenti" dengan foto Sukmawati sedang menangis.
Selain itu, di spanduk juga terdapat screenshot berita media yang sebelumnya diprotes Alumni Persaudaraan 212. Berita tersebut berjudul "Sambil Menangis, Sukmawati Soekarnoputri Minta Maaf atas puisinya".
Terdapat juga spanduk untuk menanggapi puisi Rahmawati yang bertuliskan "Adzan & Hijab Adalah Panggilan Ilahi" dan "Konde Budaya Negeri Hijab Adalah Iman Dan Syariat Mulia Kami".
Sebelumnya, Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Komisaris Besar Argo Yuwono mengatakan sebanyak 6.500 aparat gabungan akan diturunkan untuk pengamanan aksi tersebut. Pengamanan sebanyak itu mengingat estimasi massa aksi yang diperkirakan sekitar 1.000 orang. (dal/sur)
Berdasarkan pantauan CNNIndonesia.com, usai melangsungkan solat Jumat, massa langsung membuat barisan untuk melakukan long march menuju Gedung Bareskrim Polri, Gambir, Jakarta Pusat.
Massa yang didominasi dengan pakaian berwarna putih dan hitam itu langsung membuat lalu lintas depan Masjid Istiqlal padat.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Di mobil komando yang disediakan peserta aksi terpasang spanduk-spanduk bertuliskan "Maaf Bukan Berarti Berhenti" dengan foto Sukmawati sedang menangis.
Terdapat juga spanduk untuk menanggapi puisi Rahmawati yang bertuliskan "Adzan & Hijab Adalah Panggilan Ilahi" dan "Konde Budaya Negeri Hijab Adalah Iman Dan Syariat Mulia Kami".
Sebelumnya, Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Komisaris Besar Argo Yuwono mengatakan sebanyak 6.500 aparat gabungan akan diturunkan untuk pengamanan aksi tersebut. Pengamanan sebanyak itu mengingat estimasi massa aksi yang diperkirakan sekitar 1.000 orang. (dal/sur)