Soal 'Partai Setan' Amien Rais, Yusril Anggap Sindiran Biasa

RZR, CNN Indonesia | Selasa, 17/04/2018 06:33 WIB
Soal 'Partai Setan' Amien Rais, Yusril Anggap Sindiran Biasa Yusril meminta pihak yang tersindir dengan Amien Rais gunakan hak jawab. (CNN Indonesia/Artho Viando)
Jakarta, CNN Indonesia -- Ketua Umum Partai Bulan Bintang (PBB), Yusril Ihza Mahendra menilai tausiah pendiri Partai Amanat Nasional (PAN), Amien Rais soal partai setan tidak mengandung unsur ujaran kebencian.Yusril menilai pernyataan Amien itu tak perlu diperdebatkan karena merupakan hal yang biasa dilakukan politisi dalam konteks politik tanah air saat ini.

"Menurut saya sih tidak [bukan ujaran kebencian], ini klasifikasi dari segi politik saja. Dan biasa orang mau politik ngomong dengan bahasa-bahasa seperti itu," ujar Yusril saat ditemui di Bareskrim Polri, Senin (16/4).


Yusril menilai tausiah Amien merupakan bahasa yang berusaha menyindir para partai yang dianggap membawa permasalahan bagi negara Indonesia saat ini.


"Menurut keyakinan beliau adalah partai yang betul berada di dalam kebenaran dan partai yang mendukung rezim pemerintah yang membawa begitu banyak persoalan bagi bangsa dan negara kita. Jadi tidak selalu bahasa politik itu harus dilarikan ke ranah pidana," kata dia.


Yusril menyarankan bagi pihak yang merasa tersindir terhadap pernyataan Amien Rais itu agar terlebih dulu menggunakan hak jawab.

"Menurut saya gunakan hak jawab lebih dulu. Misalnya membantah omongan Pak Amien. Kami ini bukan setan loh, kalau yang merasa seperti itu. Jadi masalahnya selesai," pungkasnya.


Sebelumnya, Amien Rais mendikotomikan partai politik di Indonesia menjadi dua kutub, yakni partai setan dan partai Allah.

Hal tersebut disampaikan Amien saat memberikan tausiah dalam Gerakan Indonesia Salat Subuh berjemaah di Masjid Baiturrahim, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, Jumat (13/4).

Dalam tausiah itu, Amien menyebut PAN, PKS, dan Gerindra masuk sebagai partai Allah. Sementara itu, partai besar masuk dalam partai setan.