"Menurut saya sih tidak [bukan ujaran kebencian], ini klasifikasi dari segi politik saja. Dan biasa orang mau politik ngomong dengan bahasa-bahasa seperti itu," ujar Yusril saat ditemui di Bareskrim Polri, Senin (16/4).
Yusril menilai tausiah Amien merupakan bahasa yang berusaha menyindir para partai yang dianggap membawa permasalahan bagi negara Indonesia saat ini.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Yusril menyarankan bagi pihak yang merasa tersindir terhadap pernyataan Amien Rais itu agar terlebih dulu menggunakan hak jawab.
Sebelumnya, Amien Rais mendikotomikan partai politik di Indonesia menjadi dua kutub, yakni partai setan dan partai Allah.
Hal tersebut disampaikan Amien saat memberikan tausiah dalam Gerakan Indonesia Salat Subuh berjemaah di Masjid Baiturrahim, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, Jumat (13/4).
Dalam tausiah itu, Amien menyebut PAN, PKS, dan Gerindra masuk sebagai partai Allah. Sementara itu, partai besar masuk dalam partai setan. (gil)