Gatot dan Anies Masuk Daftar Calon Pendamping Prabowo

SAH, CNN Indonesia | Selasa, 17/04/2018 06:46 WIB
Gatot dan Anies Masuk Daftar Calon Pendamping Prabowo Jenderal Gatot Nurmantyo dan Anies Baswedan berpeluang dampingi Prabowo. Gerindra berharap PKS tidak mendesak Prabowo segera menentukan cawapres. (CNN Indonesia/Hesti Rika)
Jakarta, CNN Indonesia -- Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Ferry Juliantono berharap Partai Keadilan Sejahtera (PKS) tidak mendesak supaya memilih kadernya sebagai calon wakil presiden (cawapres) dan membentuk koalisi.

Ferry menyatakan Gerindra masih mempertimbangkan peluang cawapres berasal dari luar partai, seperti mantan Panglima TNI Jendral (Purn) Gatot Nurmantyo dan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

"Calon yang diusulkan PKS adalah nama yang menurut hemat kami layak untuk menjadi cawapres. Tapi juga ada beberapa nama yang bukan berasal dari parpol seperti Gatot dan Anies, jadi semua masih perlu dimusyawarahkan bersama," kata Ferry di Hotel Century Park, Jakarta, Senin (16/4).


Menurut Ferry, PKS tidak bisa mendesak supaya Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto buat segera memilih calon wakil presiden.


"Mudah-mudahan PKS punya sikap kerendahan hati yang sama, karena yang harus diutamakan dalam hal ini adalah bagaimana membangun platform untuk kepentingan bangsa dan rakyat, sehingga ego masing-masing partai bisa diturunin sedikit," kata Ferry.

Ferry menyatakan hal itu sebagai tanggapan atas pernyataan Presiden PKS Sohibul Iman. Sohibul menyatakan PKS akan berkoalisi dengan Partai Gerindra, jika salah satu dari sembilan nama sudah disodorkan terpilih sebagai cawapres Prabowo Subianto.

Menurut Ferry, Prabowo akan menampung usulan PKS. Dia mengatakan kesembilan nama disodorkan PKS adalah sosok yang layak mendampingi Prabowo dalam melawan Joko Widodo, di pemilihan presiden (pilpres) 2019 mendatang.


"Pak Prabowo saat menerima mandat beliau meminta doa kepada masyarakat supaya dalam proses perjalan musyawarahnya mendapat koalisi dan pasangan cawapres dengan sangat hati-hati, dengan disertai kerendahan hati," ujar Ferry.

Kesembilan orang diajukan PKS buat menjadi calon wakil presiden adalah Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan, Wakil Ketua MPR Hidayat Nur Wahid, Fungsionaris PKS M. Anis Matta, Gubernur Sumatra Barat Irwan Prayitno, Presiden PKS Muhammad Sohibul Iman, Ketua Majelis Syuro PKS Salim Segaf Al Jufri, Anggota DPR Tifatul Sembiring, Anggota DPR Al Muzammil Yusuf MS, dan Anggota DPR Mardani Ali Sera.


Selain itu, ia menyebut pada akhir bulan ini, PKS akan melalukan rapat internal untuk memutuskan nama cawapres dari sembilan nama tersebut. Namun, Ferry tidak mengetahui secara persis teknis pengusungan cawapres dari PKS.

"Saya tidak tahu formatnya apakah sembilan nama ini diserahkan prabowo untuk kemudian prabowo milih sendiri atau dari sembilan nama itu dikerucutkan lagi dan kemudian akan dikonsuktasikan dan dimusyawarahkan," katanya. (ayp)