Rizal Ramli Bahas Keinginan Jadi Capres Saat Temui Sandiaga

Mesha Mediani, CNN Indonesia | Jumat, 20/04/2018 20:55 WIB
Rizal Ramli Bahas Keinginan Jadi Capres Saat Temui Sandiaga Soal Pilpres 2019 turut jadi pembahasan Rizal Ramli dan Sandiaga saat bertemu di Balai Kota. (CNN Indonesia/Bisma Septalisma)
Jakarta, CNN Indonesia -- Mantan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman (Menko Maritim) Rizal Ramli menemui Sandiaga Uno hari ini (20/4) di Balai Kota DKI Jakarta, Jumat (20/4). Pilpres 2019 turut jadi bahan pembicaraan keduanya yan berlangsung sekitar 30 menit. 

Hal ini diakui Sandiaga usai pertemuan. Koordinator Tim Pemenangan Pilpres Partai Gerindra ini mengatakan "15 menit kedua, saya harus copot atribut pemprov karena beliau membicarakan capres 2019. Dan beliau sudah mendeklarasikan capres dan berbicara dengan kami, Pak Taufik dan saya sebagai timses Gerindra," kata Sandi.


Kendati demikian, Sandi enggan menjawab lugas ketika ditanya apakah pertemuan itu sebagai simbol dukungan Gerindra terhadap Rizal yang hingga kini belum diusung partai politik (parpol) manapun jelang pilpres 2019.


"Kami apresiasi komunikasi yang terbuka, dan saya ucapkan selamat kepada Pak Rizal Ramli, dan kami sepakat pemerintahan yang baru harus mendongkrak ekonomi agar masyarakat yang mengeluh hidupnya sulit, bisa diubah menjadi masyarakat yang optimis terhadap masa depan," ujar Sandi.

Sementara itu, Rizal mengklaim mayoritas masyarakat Indonesia sudah tidak ingin lagi dipimpin Joko Widodo (Jokowi) sebagai presdiden karena diklaim tidak ada peningkatan kesejahteraan.

"Kalau jawabannya iya (ada peningkatan), Pak Jokowi harus diberikan kesempatan sekali lagi. Tetapi ternyata jawabannya rata-rata tidak yakin bahwa kehidupannya akan lebih baik dua atau tujuh tahun lagi," kata Rizal.


Rizal melanjutkan, "Sehingga, itulah kenapa kita perlu bicara dengan ketua pemenangan Gerindra dan Pak Taufik supaya kita bisa explore apa yang bisa dilakukan."

Rizal sendiri dicopot dari jabatannya sebagai Menko Maritim oleh Jokowi pada 2016 silam. Kala itu, Rizal baru bekerja selam 11 bulan saat masuk kabinet kerja dalam reshuffle kabinet jilid I.

Jika terpilih menjadi RI 1 kelak, Rizal mengklaim akan mampu mendongkrak pertumbuhan ekonomi negara hingga minimal 10 persen setiap tahunnya, kurun waktu 2019-2024. (kid/kid)