Prabowo Subianto Akui Kader Gerindra Kalah Militan dengan PKS

DHF, CNN Indonesia | Sabtu, 21/04/2018 13:47 WIB
Prabowo Subianto Akui Kader Gerindra Kalah Militan dengan PKS Gerindra dan PKS sepedaan untuk kuatkan koalisi di pilpres 2019. (CNN Indonesia/Dhio Faiz)
Jakarta, CNN Indonesia -- Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto mengaku banyak mencontek Partai Keadilan Sejahtera (PKS) terkait cara mengelola partai politik.

Prabowo menyebut dia mengagumi soliditas kader PKS di akar rumput. Hal ini yang ia idamkan terjadi di Gerindra.

"Saya ceritra rahasia sedikit. Gerindra banyak nyontek PKS. Pas pertama-pertama, saya lihat partai ini militan, disiplin, dan terutama ibu-ibunya yang disiplin," ujarnya saat berpidato pada Milad ke-20 PKS di Kantor DPP PKS, Jakarta, Sabtu (21/4).



Dia berkelakar soal militansi itu malah tidak hadir di partainya. Padahal kata dia, Partai Gerindra adalah partai kebangsaan yang seharusnnya lebih gagah.

Prabowo pun menyentil para kader Gerindra yang sedang berteduh setelah bersepeda sejauh tiga kilometer dari DPP Partai Gerindra ke DPP PKS.

"Ini kadang-kadang partai kebangsaan, panas dikit sudah minggir ke warung. Nah itu tuh. Itu partai kebangsaan tuh. Lo kira gue enggak liat lo? Gila lo, pimpinan lo diri di sini, lo duduk di situ," celetuk Prabowo disambut riuh tawa ratusan kader PKS dan Gerindra.


Mantan Komandan Jenderal Kopassus itu mengenang kembali cerita nostalgia di awal-awal bekerja sama dengan PKS.

Prabowo mengakui ada masa-masa mengerikan saat PKS takut dengan dirinya karena dianggap militer yang suka meledak-ledak. Prabowo juga sempat menganggap PKS sebagai partai Islam garis keras.

Namun kini keduanya bisa menjadi kawan setia. Sedikit berkelakar, Prabowo menyebutnya segajah karena PKS menolak dipanggil sekutu lantaran terlalu kecil.


"Semoga Partai Gerindra dan PKS dan partai-partai lain, gajah-gajah lain bersama-sama menyelamatkan masa depan Indonesia, masa depan anak-anak dan cucu-cucu kita," tuturnya.

Pada kesempatan ini, Prabowo berpidato di depan ratusam kader dua partai dan beberapa tokoh, seperti Presiden PKS Sohibul Iman, Ketua Majelis Syuro PKS Salim Segaf Al Jufrie, Sekjen PKS Mardani Ali Sera, Sekjen Gerindra Ahmad Muzani, dan Ketua Tim Pemenangan Pilpres 2019 Gerindra Sandiaga Uno. (DAL/DAL)