PKS Usul Susunan Menteri Poros Prabowo Keluar Sebelum Pilpres

SAH, CNN Indonesia | Sabtu, 21/04/2018 17:15 WIB
PKS Usul Susunan Menteri Poros Prabowo Keluar Sebelum Pilpres PKS usul deklarasi capres cawapres dan kabinet menteri lebih cepat. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)
Jakarta, CNN Indonesia -- Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Mardani Ali Sera mengaku butuh langkah cepat bagi koalisi oposisi untuk segera mendeklarasikan calon presiden (capres) dan cawapres untuk memenangkan Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 mendatang melawan petahana Joko Widodo.

Pihak Jokowi menurut dia saat ini sedang sangat kuat. Dengan deklarasi, katanya dapat menpermudah partainya untuk menysusun strategi melawan petahana.

"Tetapi kami tidak akan menunggu sampai waktu yang lama, karena apa, karena kami beda sama Pak Jokowi, kalau Pak Jokowi telat (deklarasi) juga tidak apa-apa, karena beliau in power," katanya saat diskusi di Warung Daun Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu (21/4).



Bahkan, selain deklarasi capres dan cawapres pihaknya juga mengusulkan untuk langsung mengumumkan nama-nama posisi menteri yang akan mengisi kabinet jika porosnya menang di pilpres tahun depan.

Hal itu dilakukan agar masyarakat mengetahui komposisi pemerintahan yang diusung oleh porosnya. Sehingga, kata dia, masyarakat tidak seperti membeli kucing dalam karung.

"Kami sesegera mungkin harus mengumumkan siapa cawapresnya. Bahkan usulan kami, line up kabinetnya juga, siapa menteri-menterinya. Sehingga masyarakat tidak seperti memilih kucing dalam karung," terang dia.


Lebih lanjut, PKS juga mengaku tidak mempermasalahkan apabila cawapres yang diduetkan dengan capres yang diusung yakni Ketua Umum Prabowo Subianto berasal dari partai lain.

"Selama itu hasil musyawarah bersama nggak masalah (dari partai lain)," kata Mardani.

Hanya saja Mardani sudah yakin Prabowo akan memilih cawapres dari partainya. Pasalnya, kata dia, Partai Gerindra dan PKS sudah sangat dekat dan seiman dalam pandangan politik.


Ia mengatakan partainya siap untuk menunggu partai lain seperti Partai Amanat Nasional (PAN) dan Partai Demokrat untuk bergabung dengan koalisinya.

"Sekarang posisinya Partai Gerindra dan PKS sudah sangat rapat, kami nunggu Partai Demokrat dan PAN, juga siap," katanya.

Hanya saja partainya tidak akan berlama-lama menunggu partai-partai tersebut untuk merapat ke porosnya demi melakukan deklarasi capres cawapres dan pengumuman kabinet.

(DAL/DAL)