Kronologi Kapal Dishub Meledak di Kepulauan Seribu

Galih Gumelar, CNN Indonesia | Minggu, 22/04/2018 15:15 WIB
Kronologi Kapal Dishub Meledak di Kepulauan Seribu Mesin kapal Dinas Perhubungan Kepulauan Seribu meledak saat hendak bertolak dari Pulau Panggang selepas mengantar rombongan acara Grebek Sampah di Pulau Pramuka. (Dok. Polres Kepulauan Seribu)
Jakarta, CNN Indonesia -- Sembilan orang luka-luka akibat insiden ledakan mesin kapal milik Dinas Perhubungan Kabupaten Kepulauan Seribu. Empat orang dikabarkan dirujuk ke Rumah Sakit Umum Daerah Koja, Jakarta Utara, sedangkan lainnya diperbolehkan pulang.

"Empat korban atas nama Anton, Rafael, Achdin, dan Dani dirujuk ke RSUD Koja sementara yang lainnya sudah membaik," Kapolres Kepulauan Seribu AKBP Victor Siagian, melalui keterangan resmi diterima CNNIndonesia.com. Minggu (22/4).

Mesin kapal nahas itu meledak saat hendak bertolak dari dermaga di Pulau Panggang. Victor mengatakan insiden itu terjadi pukul 10.20 WIB di Dermaga Utama Pulau Panggang.



Kapal itu digunakan dipakai mengangkut peserta yang telah melaksanakan acara Grebek Sampah di Kabupaten Kepulauan Seribu.

"Setelah mengantar penumpang dan akan kembali ke Pulau Pramuka, kapal mengalami ledakan pada bagian mesin di dermaga utama pulau Panggang," kata Victor.

Kapal Dishub Kepulauan Seribu Meledak, 9 Orang Luka-lukaPetugas sedang memindahkan korban ledakan kapal Dishub Kepulauan Seribu. (Dok. Istimewa)

Ia lantas mengurutkan kronologi terjadinya ledakan kapal itu. Awalnya, acara Grebek Sampah dilakukan pukul 08.00 WIB hingga 09.00 WIB. Pukul 09.30 WIB, seluruh peserta dari pulau Pramuka kembali ke Pulau Panggang menggunakan kapal tersebut, yang biasanya digunakan sebagai kapal pengangkut anak sekolah.

Kapal Dishub Kepulauan Seribu Meledak, 9 Orang Luka-lukaPetugas sedang menangani korban luka insiden kapal meledak di Kepulauan Seribu. (Dok. Istimewa)

Setelah sampai mengantar angkutan kloter pertama, kapal itu berencana pergi lagi ke pulau Pramuka. Namun, belum sempat pergi, mesin kapal mendadak meledak.

"Nakhoda kapal atas nama Abdullah, yang merupakan warga pulau Kelapa, selamat," kata dia.

Seluruh korban mulanya dilarikan ke RSUD Kepulauan Seribu. Saat ini, kapal itu tengah diperiksa oleh penyidik Polres Kepulauan Seribu buat mengetahui penyebab kebakaran mesin. (ayp/ayp)