Jokowi Tinjau Pengembangan Bandara Soedirman Purbalingga

Christie Stefanie, CNN Indonesia | Senin, 23/04/2018 09:36 WIB
Jokowi Tinjau Pengembangan Bandara Soedirman Purbalingga Presiden Jokowi (kedua kanan) saat meninjau Bandara Kertajati, Jawa Barat, beberapa waktu lalu. (ANTARA FOTO/Raisan Al Farisi)
Jakarta, CNN Indonesia -- Presiden Joko Widodo alias Jokowi akan meninjau pengembangan pembangunan Bandar Udara Jenderal Besar Soedirman, Purbalingga, Jawa Tengah, Senin (23/4) pagi.

Direktur Jenderal Perhubungan Udara, Kementerian Perhubungan, Agus Santosa mengatakan bandara ini merupakan pengembangan dari Landasan Udara (Lanud) Wirasaba TNI Angkatan Udara.

"Seperti pesan Presiden Jokowi, Lanud ini mulai sekarang akan dioperasikan menjadi sipil juga," kata dia, di Lanud Wirasaba, Purbalingga, Senin (23/4).




Lanud ini awalnya dibangun pemerintah Belanda pada 1938 dan dikuasai Jepang sejak 1942-1945.

Pemerintah Indonesia berhasil mengambil alih pada 1946. Sejak saat itu, Lanud ini dipergunakan TNI Angkatan Udara.

Kemudian pada 17 November 2017, terbentuk nota kesepahaman antara TNI AU, Perusahaan Umum Lembaga Penyelenggara Pelayanan Navigasi Penerbangan Indonesia (LPPNPI), Pemprov Jawa Tengah, Pemkab Purbalingga, dan PT Angkasa Pura II Persero mengembangkan Lanud menjadi Bandara Jenderal Besar Soedirman.

Landasan pacu yang kini berupa rumput sepanjang 850 meter akan diperpanjang dengan landasan aspal sepanjang 1600 meter. Pesawat ATR 72 pun bisa mendarat dan lepas landas dari bandar ini.

Agus memperkirakan pengembangan landasan pacu selesai tahun depan. "Jadi penerbangan bisa dimulai pada 2019 dengan kondisi sekarang ini target utama 300 ribu penumpang per tahun," tuturnya.

Selain landasan pacu, pengembangan akan dilanjutkan dengan pembangunan menara navigasi yang akan dikerjakan Perum LPPNPI atau AirNav dan operasional seluruhnya dikerjakan PT Angkasa Pura II.

Selain bandara di Purbalingga ini, pemerintah menargetkan bisa mengoperasikan sejumlah bandara lain tahun ini.

Bandara-bandara itu ialah APT. Pranoto (Kaltim), Maratua (Kaltim), Letung - Anambas (Kepulauan Riau), Namniwel - Buru (Maluku), Werur (Papua Barat), Morowali (Sulteng), dan Koroway Batu (Papua).

Selain itu, ada tiga bandara yang akan dikembangkan pada 2018 yakni Lanud Notohadinegoro (Jember, Jawa Timur), dan Bandara Ngloram (Cepu, Blora, Jawa Tengah). (arh/sur)