Jokowi Minta Perencanaan Renovasi Banjarnegara Kelar Sebulan
Christie Stefanie | CNN Indonesia
Senin, 23 Apr 2018 20:14 WIB
Jakarta, CNN Indonesia -- Presiden Joko Widodo memperkirakan perencanaan keseluruhan renovasi daerah terdampak gempa Banjarnegara selesai dalam dua minggu hingga satu bulan. Dia menyebut, renovasi dilakukan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dan kementerian Pekerjaan Umum, dan Perumahan Rakyat.
"Diharapkan dalam dua minggu sampai satu bulan semuanya sudah dikerjakan BNPB bekerja sama dengan Kementerian PUPR," kata Jokowi di Banjarnegara, Jawa Tengah, Senin (23/4).
Hal ini disampaikan Jokowi setelah bertemu langsung para pengungsi di Desa Sidakangen, Kecamatan Kalibening.
Selain renovasi, pemerintah juga memberikan bantuan selama enam bulan Rp500 ribu per bulan untuk sewa rumah kepada warga terdampak dan bantuan jatah hidup selama tiga bulan Rp10 ribu tiap orang per bulan.
Proses renovasi nantinya ditanggung bersama pemerintah pusat dan daerah. Rinciannya rumah rusak berat dan sedang akan ditanggung pemerintah pusat. Sementara itu, rumah rusak ringan ditanggung pemerintah daerah.
Setelah menemui pengungsi, Presiden juga melihat langsung lokasi terdampak gempa yang menyebabkan sejumlah rumah roboh di Desa Kasinoman, Kecamatan Kalibening.
Berdasarkan informasi yang diterima gempa Banjarnegara menyebabkan 465 rumah rusak, empat masjid dan dua musala rusak, serta empat sekolah rusak. Sebanyak 2.125 warga mengungsi dan dua orang meninggal dunia.
Catatan Redaksi: Berita ini mengalami perubahan judul pada Selasa (24/4) pukul 06.49 WIB. (osc/gil)
"Diharapkan dalam dua minggu sampai satu bulan semuanya sudah dikerjakan BNPB bekerja sama dengan Kementerian PUPR," kata Jokowi di Banjarnegara, Jawa Tengah, Senin (23/4).
Hal ini disampaikan Jokowi setelah bertemu langsung para pengungsi di Desa Sidakangen, Kecamatan Kalibening.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lihat juga:Jokowi Kunjungi Korban Gempa Banjarnegara |
Proses renovasi nantinya ditanggung bersama pemerintah pusat dan daerah. Rinciannya rumah rusak berat dan sedang akan ditanggung pemerintah pusat. Sementara itu, rumah rusak ringan ditanggung pemerintah daerah.
Berdasarkan informasi yang diterima gempa Banjarnegara menyebabkan 465 rumah rusak, empat masjid dan dua musala rusak, serta empat sekolah rusak. Sebanyak 2.125 warga mengungsi dan dua orang meninggal dunia.
Catatan Redaksi: Berita ini mengalami perubahan judul pada Selasa (24/4) pukul 06.49 WIB. (osc/gil)