"Sekarang bertambah menjadi 18 korban jiwa dengan kondisi 70 persen luka bakar," kata Setyo di Mabes Polri, Jakarta, Rabu (25/4).
Setyo menyebut hingga kini kobaran api masih belum dapat dipadamkan. Kobaran api juga menghanguskan lima rumah warga.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Beberapa rumah juga terbakar. Api sampai sekarang belum dapat dipadamkan. Kalau lihat foto api itu setinggi seratus meter," kata Setyo.
Insiden itu terjadi pada pukul 02.00 WIB. Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh Timur, korban luka berat berjumlah 40 orang, mereka dirawat di rumah sakit Abdul Azis di Peureulak, Graha Bunda di Idi Rayeuk, dan Zubir Mahmud di Idi Rayeuk.
"Jangan sampai ada masyarakat ke TKP karena sedang diolah aparat setempat. TKP diolah kita ingin mengetahui penyebabnya. Kalau sudah tahu penyebabnya, teknis kita akan meminta keterangan para ahli," ujar Setyo. (ayp/gil)