Akbar Tandjung Sebut Cak Imin Cocok 'Duet' dengan Jokowi

SAH, CNN Indonesia | Kamis, 26/04/2018 00:06 WIB
Akbar Tandjung Sebut Cak Imin Cocok 'Duet' dengan Jokowi Cak Imin bertemu dengan Akbar Tandjung (CNN Indonesia/Setyo Aji Harjanto)
Jakarta, CNN Indonesia -- Politikus senior Partai Golkar Akbar Tanjung menilai Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar alias Cak Imin cocok untuk mendampingi Joko Widodo sebagai calon wakil presiden (cawapres) di pemilihan presiden 2019 mendatang.

"Ya kalau cocok sih saya tentu berpendapat (Jokowi-Muhaimin) cocok," kata Akbar Tanjung saat menyambut Cak Imin di kediamannya, di Jakarta Selatan, Rabu (25/4).

Menurutnya rekam jejak Cak Imin sangat baik dan cukup berpengalaman untuk mendampingi Jokowi melenggang di pilpres 2019 mendatang.


Akbar menyebut Cak Imin sebagai salah satu paket lengkap karena pernah menjabat sebagai Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat, Wakil Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat, dan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Menakertrans).


"Dia punya pengalaman sudah cukup sudah menjadi Menteri, Wakil Ketua DPR, Wakil Ketua MPR, jadi boleh dikatakan sudah cukup lengkap pengalaman-pengalamannya," kata Akbar.

Hanya saja, Akbar mengungkapkan keputusan kolaborasi Cak Imin-Jokowi pada akhirnya berada di tangan Jokowi. Menurut dia Jokowi-lah yang akan menentukan sosok yang akan berduet dengannya di pilpres 2019 mendatang.

"Pada akhirnya capres akan mengajak siapa yang akan diajak menjadi wakil presiden dan itu akan kita serahkan saja Pak Jokowi juga bilang kan masih ada waktu dan beliau yang menentapkan siapa yang diajak sebagai wakil presiden," katanya.


Adapun Rabu (25/4) malam, Cak Imin menyambangi Rumah Akbar Tanjung dalam rangka meminta nasihat terkait persiapan pilpres di 2019.

"Intinya konsultasi dan minta masukan persiapan saya memasuki tahapan-tahapan dalam pilpres mendatang," terang Imin.

Saat ditanya pewarta soal Akbar Tanjung sebagai penjembatan Cak Imin kepada Ketua Umum Partai Golkar, ia membantahnya. Pertemuan ini katanya hanya sebatas silaturahmi antara senior dan junior.

Sementara itu Akbar sendiri mengatakan kalau Cak Imin tidak perlu meminta nasihat kepadanya, karena cak Imin adalah sosok berpengalaman di dunia politik.

"Beliau sudah tidak perlu meminta nasihat kepada saya karena sudah memiliki pengalaman yang lengkap dan cukup," terang Akbar. (chs/chs)