"Kejadian tersebut bermula saat angin kencang melanda, tiba-tiba pohon yang diperkirakan sudah berusia ratusan tahun tersebut miring dan tumbang ke arah parkiran mobil rumah sakit, sehingga ada sekitar 12 mobil yang tertimpa batang pohon berukuran besar itu," kata Elly, warga yang melihat kejadian, di Sukabumi, Kamis (26/4), dikutip dari Antara.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, bencana angin kencang tersebut terjadi sekitar pukul 08.30 WIB. Pohon beringin yang usianya lebih dari 100 tahun dan menjadi ikon RSUD R Syamsudin SH itu kemungkinan rapuh pada batang pohonnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Petugas gabungan saat ini tengah mengevakuasi batang pohon yang menimpa belasan mobil tersebut.
Ilustrasi angin puting beliung akibat cuaca ekstrem. (CNN Indonesia TV) |
Kejadian pertama, angin kencang menumbangkan belasan pohon berukuran besar dan batangnya menimpa kendaraan yang tengah parkir.
"Petugas gabungan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kota Sukabumi, Polres Sukabumi Kota, Satuan Polisi Pamong Praja Kota Sukabumi serta relawan masih berada di lokasi untuk melakukan evakuasi," katanya pula.
"Selain pengaruh dinamika cuaca lokal, giatnya aktivitas cuaca juga didukung oleh aktifnya aliran massa udara basah yang lebih dikenal dengan fenomena skala regional 'Madden Julian Oscilation'," kata dia.
Madden Julian Oscilation (MJO) adalah fenomena gelombang atmosfer tropis yang merambat ke arah timur dari Samudera Hindia ke Samudera Pasifik.
MJO memiliki siklus perambatan 30-90 hari, dan dapat bertahan pada suatu fase sekitar 3 - 10 hari.
Ilustrasi angin puting beliung akibat cuaca ekstrem. (