Polisi Jadi Korban Bom di Mapolrestabes Surabaya

Aryo Putranto, CNN Indonesia | Senin, 14/05/2018 09:36 WIB
Polisi Jadi Korban Bom di Mapolrestabes Surabaya Kepala Bidang Humas Polda Jatim Kombes Frans Barung insiden itu terjadi pada pukul 08.50 WIB, menggunakan bom disembunyikan dalam kendaraan. (REUTERS/Sigit Pamungkas)
Jakarta, CNN Indonesia -- Mapolrestabes Surabaya hari ini diserang bom. Polda Jawa Timur mengakui anggota mereka menjadi korban dalam insiden itu.

"Ada korban dari anggota. Sampai saat ini masih semua masih di TKP," kata Kepala Bidang Humas Polda Jatim Kombes Frans Barung, di Surabaya, Senin (14/5).

Menurut Frans, insiden itu terjadi pada pukul 08.50 WIB. Dia tidak merinci apakah korban itu luka-luka atau meninggal dunia.


Frans mengatakan bom itu dibawa dengan kendaraan. Mereka masih mengusut kejadian itu.

Kemarin, serangan bom bunuh diri terjadi di tiga gereja di Kota Surabaya, Jawa Timur. Sampai saat ini tercatat 13 orang tewas dan 41 orang luka-luka dalam kejadian itu.

Sedangkan di Rumah Susun Wonocolo, Kabupaten Sidoarjo, juga terjadi ledakan bom di salah satu rumah. Korban yang tewas dalam kejadian itu tiga orang, dan dua anak-anak terluka. Diduga kuat ledakan itu tidak sengaja terjadi saat pelaku sedang merakit bom. (ayp/gil)