Sandi mengakui pembatalan ini menyangkut jatuhnya korban jiwa pada kebakaran di sekitar lokasi uji coba sehari setelahnya.
Satu warga di Mampang Prapatan meninggal dunia dan beberapa bangunan terbakar dalam insiden itu. Pemadam kebakaran telat sampai ke lokasi karena harus memutar jalan akibat penutupan itu.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sandi menyebut saat ini pihaknya membatalkan uji coba tersebut. Pemprov DKI Jakarta sedang mengkaji ulang kebijakan itu.
"Kemarin ini sosialisasinya kurang. Saya langsung putuskan meminta koordinasi dengan kepolisian untuk sementara dihentikan dan kami coba melihat lagi solusi lainnya," tuturnya.
Penutupan dilakukan dengan menempatkan movable concrete barrier di tiga persimpangan. Pertama simpang yang menghubungkan Jalan Mampang Prapatan Raya, Jalan Mampang Prapatan 7, dan Jalan Mampang Prapatan 8.
Kedua simpang yang menghubungkan Jalan Mampang Prapatan Raya, Jalan Duren Tiga Raya, dan Jalan Kemang Utara 9. Terakhir di simpang Jalan Mampang Prapatan Raya, Jalan Duren Bangka, dan Jalan Duren Tiga Selatan. (wis)