Bertemu Sandiaga, AHY Klaim Belum Bahas Koalisi

Mesha Mediani, CNN Indonesia | Selasa, 22/05/2018 08:12 WIB
Bertemu Sandiaga, AHY Klaim Belum Bahas Koalisi Agus Harimurti Yudhoyono menyebut pertemuan dengan Sandiaga Uno pada pekan lalu untuk membuka komunikasi seluasnya jelang Pilpres 2019. (CNN Indonesia/Christie Stefanie)
Jakarta, CNN Indonesia -- Komandan Komando Satuan Tugas Bersama (Kogasma) Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono alias AHY mengklaim belum membicarakan koalisi dengan Koordinator Tim Pemenangan Pilpres 2019 Partai Gerindra Sandiaga Uno saat keduanya bertemu pekan lalu.

"Belum berbicara koalisi, kami tentunya masih ingin terus membuka komunikasi seluas-luasnya dengan berbagai pihak dengan elemen masyarakat, elite politik, partai-partai politik mana pun," kata AHY usai menghadiri diskusi Refleksi 20 Tahun Kebangsaan di Jakarta, Senin (21/5).

AHY menyebut Partai Demokrat pada akhirnya akan membangun sebuah koalisi untuk Pilpres 2019. Namun, koalisi itu belum akan dibentuk saat ini.


"Nanti saatnya akan diumumkan bersama siapa Demokrat akan berkoalisi," ujar putera sulung Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) itu.

Menurut AHY, membangun koalisi harus berdasarkan visi, misi dan program yang ditawarkan untuk masyarakat, terutama dalam mengatasi persoalan ekonomi yang terjadi pada hari ini.

"Dilanjutkan bahwa koalisi juga harus dibangun atas dasar sama-sama saling menghormati, saling menghargai dan tentunya mendapatkan posisi dan kedudukan yang sama," katanya.

Koalisi, kata AHY, tidak boleh dibangun hanya atas dasar bagi-bagi kekuasaan semata. Meskipun dalam politik praktis, hal itu merupakan bagian yang tidak terelakkan.

Namun, AHY enggan menjawab ketika ditanya wartawan mengenai rencana pertemuan lebih lanjut antara ketua umum kedua partai, yaitu SBY dengan Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto.

Sebelumnya, Sandi saat dikonfirmasi juga membantah membicarakan soal pencalonan presiden maupun wakil presiden 2019. Ia mengaku hanya membahas rencana koalisi.

"Itu pertemuan biasa saja antara dua sahabat, saling support bangsa Indonesia yang lebih baik. Saya sebut ini komunikasi nasi langi karena kita makan nasi langi (saat bertemu)," ujar Sandi saat ditemui di kawasan Jakarta Utara, Minggu (20/5). (wis)