Charta Politika:Khofifah-Emil Menang Tipis dari Gus Ipul-Puti

Mesha Mediani, CNN Indonesia | Jumat, 08/06/2018 03:27 WIB
Charta Politika:Khofifah-Emil Menang Tipis dari Gus Ipul-Puti Khofifah Indar Parawansa dan Emil Dardak (Foto: CNN Indonesia/Andry Novelino)
Jakarta, CNN Indonesia -- Charta Politika merilis hasil survei Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Jawa Timur 2018 yang diikuti oleh dua pasangan calon (paslon), yakni pasangan nomor urut satu Khofifah Indar Parawansa-Emil Dardak dan Saifullah Yusuf (Gus Ipul)-Puti Guntur Soekarnoputri.

Hasilnya, elektabilitas Khofifah-Emil sebanyak 44,6 persen sedikit lebih tinggi dibanding Gus Ipul-Puti sebanyak 43,8 persen.

Sementara, tingkat kepuasan responden terhadap kinerja Pemerintah Provinsi Jawa Timur di bawah kepemimpinan Soekarwo-Gus Ipul pun cukup tinggi, yakni 77 persen. Sedangkan terhadap kinerja incumbent Gus Ipul sebagai wakil gubernur Jatim sebanyak 76,1 persen.


Dengan tingkat kepuasan publik di atas 60 persen, Yunarto menyebut biasanya incumbent, dalam hal ini Gus Ipul berpeluang kuat untuk menang kembali.
"Ini modal besar juga untuk Ipul. Yang menarik adalah jika dilihat di tingkat kepuasan provinsi, hipotesa Soekarwo menjadi incumbent dengan mencalonkan lagi sebagai gubernur, dia bisa menang di atas kertas," kata Yunarto saat konferensi pers di Jakarta, Kamis (7/6).

Adapun Soekarwo tidak bisa kembali maju dalam Pilkada 2018 karena sudah menjabat sebagai gubernur Jatim selama dua periode.

Yunarto menyebut secara de jure Soekarwo adalah Ketua Ketua Dewan Pimpinan Wilayah partai Demokrat Jawa Timur yang mendukung Khofifah-Emil. Namun, secara de facto Gus Ipul adalah wagub yang mendampingi Soekarwo.
"Menariknya, ini membuat kompleksitasnya menjadi tidak semudah daerah lain ketika ingin menganalisis siapa yang memiliki peluang besar untuk menang karena dianggap mewakili keberhasilan incumbent oleh didukung incumbent," kata Yunarto.

Pertarungan pun, kata Yunarto akan menjadi sangat ketat.

Berdasarkan survei, Khofifah-Emil unggul di kalangan pemilih perempuan dengan rentang usia 20-39 tahun. Yunarto menganalisa hal itu lantaran sosok Khofifah sebagai Ketua Umum Muslimat Nahdatul Ulama (NU).
Sementara Gus Ipul-Puti unggul di pemilih laki-laki dan berusia 19 tahun ke bawah.

Pengumpulan data oleh Charta Politika dilakukan pada 23-29 Mei 2018 melalui wawancara tatap muka secara langsung dengan menggunakan kuesioner terstruktur. Jumlah sampel di masing-masing wilayah adalah 1200 responden dengan margin of error 2,83 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen. (age/age)