Amien Rais Nyapres, Fahri Hamzah Singgung Krisis Pemimpin

Abi Sarwanto, CNN Indonesia | Senin, 11/06/2018 14:30 WIB
Amien Rais Nyapres, Fahri Hamzah Singgung Krisis Pemimpin Fahri Hamzah komentari wacana Amien Rais nyapres di Pilpres 2019. (CNN Indonesia/Abi Sarwanto)
Jakarta, CNN Indonesia -- Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah menganggap wajar dan memahami rencana pencalonan Ketua Dewan Kehormatan PAN Amien Rais sebagai bakal calon presiden pada pilpres 2019.

"Saya kira itu sesuatu yang wajar selama menurut UU itu dibolehkan, tidak ada halangan saya kira," kata Fahri melalui pesan suara kepada wartawan, Senin (11/6).


Politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu menilai Amien merupakan sosok putra terbaik bangsa Indonesia yang mengawal transisi pemerintahan dari rezim otoriter ke demokrasi melalui reformasi.


"Selama lebih dari 20-30 tahun ini beliau konsisten menjaga dan dia tau bahwa kapasitas mesin demokrasi yang kita miliki ini luar biasa tetapi kemudian, pemimpinnya tidak memadai," katanya.

Fahri Hamzah Anggap Wajar Pencapresan Amien RaisAmien Rais diusulkan menjadi capres 2019. (REUTERS)

Fahri menduga rencana itu juga terinspirasi dari kemenangan Mahathir Mohamad atas partai berkuasa pemerintah dan sekaligus membuatnya menjadi Perdana Menteri Malaysia dengan usia 92 tahun. Di sisi lain, Amien disebut baru berusia 74 tahun.

"Jadi, dari perspektif itu kita bisa mengerti kenapa beliau didorong oleh teman-temannya untuk mencalonkan diri kembali," ujarnya.


Fahri menambahkan pencalonan Amien sebenarnya bisa lebih terbuka jika Undang-undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu mengakomodasi ambang batas pencalonan presiden sebesar nol persen.

"Tapi kan kemudian dikerucutkan menjadi 20 persen yang menyebabkan kita memiliki sedikit calon pemimpin. Saya kira terobosan Pak Amien ini positif untuk ke depan," ujarnya.


Sebelumnya, Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan mengatakan partainya membuka peluang untuk mengusung Amien Rais menjadi capres meski rapat kerja nasional PAN menunjuk dirinya sebagai capres PAN.

"Tetapi siapa pun yang ingin mengambil kader terbaik PAN, siapa saja, saya ikhlas," kata Zulkifli di kediamannya, Jakarta, Sabtu (9/6).

Di tempat yang sama, Amien merasa masih layak untuk menjadi presiden Indonesia meski sadar usianya tak lagi muda.

(DAL)