"Kami baru mengetahui dari media massa. Masih melakukan pengecekan ke percetakan di Surabaya, apakah ada kesalahan pengiriman surat suara," kata Juru Bicara Komisi Pemilihan Umum Provinsi NTT Yosafat Koli kepada wartawan di Kupang, seperti dikutip dari Antara, Senin (11/6).
Menurut dia, dari hasil konfirmasi nantinya bisa diketahui apakah benar ada surat suara yang nyasar dan kesalahan ada pada penyedia jasa atau pihak percetakan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Informasi mengenai surat suara yang nyasar itu disampaikan Koordinator Divisi Pencegahan dan Hubungan Antar Lembaga Bawaslu NTT Jemris Fointuna melalui grup WhatsApp, Senin.
Dia menjelaskan dua boks itu masing-masing berisi 2.000 surat suara.
Padahal, pada sampul luar boks tertulis surat suara pemilihan gubernur dan wakil gubernur dengan satuan kerja, Kabupaten Sumbawa alamatbJl Garuda Nomor 109 Sumbawa Besar (Eks Kantor Pajak/Perhutani).
Boks ini dikirim oleh PT Temperina Media Grafika, kata Jemris menjelaskan.
"Dua boks itu dengan nomor 83/166 dan nomor 81/166 masing-masing berisi 2.000 lembar surat suara, diketahui saat petugas membuka untuk menyortir surat suara," katanya.
Lihat juga:KPK Periksa Cagub NTT Terkait Suap Proyek |