Anies-Sandi Tunjuk Sekda DKI Pimpin Perombakan Kepala Dinas

DHF, CNN Indonesia | Selasa, 12/06/2018 02:17 WIB
Anies-Sandi Tunjuk Sekda DKI Pimpin Perombakan Kepala Dinas Sekda DKI akan pimpin pencopotan tiga Kepala Dinas DKI Jakarta. (CNN Indonesia/Feri Agus Setyawan)
Jakarta, CNN Indonesia -- Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan dan Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno menunjuk Sekretaris Daerah Saefullah sebagai pimpinan panitia seleksi (pansel) perombakan kepala dinas.

Sandi menuturkan Anies telah menandatangani keputusan itu dan pansel akan mulai bekerja usai libur Lebaran Idul Fitri 2018.

"Pansel sudah dibentuk dan ditanda tangan pak Gubernur. Akan diketuai pak Sekda, setelah 21 Juni pak Sekda bisa berikan pernyataan resmi," kata Sandi usai acara buka bersama wartawan Balai Kota di Jakarta Pusat, Senin (11/6) malam.



Sandi meminta semua pihak untuk bersabat dan memberikan kesempatan bagi pansel untuk bekerja mengevaluasi jajaran satuan kerja perangkat daerah (SKPD) di Jakarta.

Meski tak merinci, Sandi mengatakan akan ada evaluasi terhadap posisi penting di jajaran dinas DKI Jakarta.

"Ini pansel yang diharapkan mampu melakukan pekerjaan integratif, efektif, efisien, dan berbasis merit untuk melakukan evaluasi terhadap beberapa posisi penting yang kita ingin ada penyegaran maupun kita ingin ada peningkatan kinerja," lanjut Sandi.


Sebelumnya, beredar kabar Anies-Sandi bakal merombak pemangku jabatan di tiga dinas. Nama yang beredar dan dikonfirmasi Sandi adalah Kepala Dinas Pendidikan Sopan Adrianto, Kepala Dinas Perumahan-Pemukiman Agustino Darmawan, dan Kepala Badan Pelayanan Pengadaan Barang dan Jasa (BPPBJ) Indrastuty Rosari Okita.

"Jadi sudah ada keputusan dari Pemprov, Pak Gubernur [Anies Baswedan], dan kami konsultasikan juga bahwa ada tiga unit SKPD, UKPD [Unit Kerja Perangkat Daerah] yang kami lakukan penyegaran. Kita harapkan untuk meningkatkan kinerjanya ke depan," ujar Sandi usai menghadiri grand opening toko daging OK OCE di Pasar Kebayoran Lama, Jakarta, Sabtu (9/6).


Pencopotan ini merupakan bagian dari perombakan jajaran Pemprov DKI Jakarta jilid dua yang dilakukan Anies-Sandi. Semulanya perombakan ini dilakukan pada April 2018, tapi Anies-Sandi menundanya lantaran ingin fokus mengejar opini WTP dari BPK.

Anies-Sandi sebelumnya pernah merombak jajaran Pemprov DKI Jakarta pada tiga bulan setelah mereka dilantik. Saat itu setidaknya ada delapan pejabat eselon II yang dilantik langsung oleh Anies untuk menduduki jabatan baru. (DAL/DAL)