Densus Temukan Buku Jihad dan Senjata Saat Tangkap JAD Blitar

Dias Saraswati, CNN Indonesia | Kamis, 14/06/2018 14:05 WIB
Densus Temukan Buku Jihad dan Senjata Saat Tangkap JAD Blitar Ilustrasi. (Foto: ANTARA FOTO/Idhad Zakaria)
Jakarta, CNN Indonesia -- Pihak kepolisian menyebut lima terduga teroris yang ditangkap di Blitar, Jawa Timur tergabung dalam jaringan Jamaah Ansharut Daulah (JAD) wilayah Blitar.

Kelima terduga teroris tersebut adalah AR, MSZ, NH, HW, dan K. Dari lima orang tersebut, NH memiliki profesi sebagai seorang dokter.

"AR dkk merupakan kelompok JAD Blitar," kata Kabid Humas Polda Jatim Kombes Frans Barung Mangera dalam keterangan tertulis yang diterima CNNIndonesia.com, Kamis (14/6).

Penangkapan terhadap lima terduga teroris tersebut dilakukan oleh Densus 88 pada Rabu (13/6) malam sekitar pukul 20.31 WIB.


Kemudian pada pukul 01.30 WIB kelima terduga teroris tersebut diamankan ke Mako Brimob Polda Jatim.

Dalam penangkapan tersebut, sejumlah barang bukti juga turut diamankan. Di antaranya buku tentang jihad, satu pucuk senjata FN, dan delapan peluru kaliber 9mm.

Terpisah, Karo Penmas Mabes Polri Brigjen M Iqbal menyebut sampai saat ini pihak kepolisian juga terus melakukan penyelidikan terhadap lima terduga teroris tersebut.

"Masih didalami ya, kan baru ditangkap semalam," ujar Iqbal di Polda Metro Jaya, Kamis (14/6).

Pengusaha Pupuk

Malam tadi, Tim Detasemen Khusus (Densus 88) Mabes Polri mengamankan tiga warga di Kelurahan Bajang, Kecamatan Talun, Kabupaten Blitar, Jawa Timur yang diduga terkait jaringan terorisme.


Kepala Lingkungan di Bajang, Mislan, mengatakan polisi mengamankan rumah milik Nanang, seorang pengusaha pupuk. Pemilik rumah mengontrakkan rumah itu pada seorang dokter dengan inisial NH.

"Kontrak sekitar tiga tahun. Namun, keluarga di sini tertutup," katanya, Rabu (13/6) malam seperti dikutip dari Antara.

Tim Densus sempat melakukan penggeledahan di rumah yang dikontrak oleh NH, di Lingkungan Bajang tersebut.

Proses penggeledahan dilakukan tim dengan penjagaan ketat dari petugas Mapolres Blitar. Selain itu, petugas bersenjata api lengkap berjaga di depan rumah tersebut. (asa)