Sandi Anggap Takbir Keliling Peristiwa Bersejarah

Tiara Sutari, CNN Indonesia | Kamis, 14/06/2018 20:52 WIB
Sandi Anggap Takbir Keliling Peristiwa Bersejarah Wakil Gubernur DKI Sandiaga Uno. (CNN Indonesia/Tiara Sutari)
Jakarta, CNN Indonesia -- Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno memulai kunjungan takbir keliling menyambut Idul Fitri 1439 H ke Masjid Jami' At Taqwa, Jakarta Timur malam ini, Kamis (14/6).

Dia menyebut takbir keliling yang dilakukannya malam ini merupakan peristiwa bersejarah di DKI Jakarta.

Pantauan CNNIndonesia.com Sandi tiba di Masjid At Taqwa tepat pukul 18.50 WIB. Dia pun bergegas untuk melaksanakan salat isya di Masjid ini. Warga yang telah menunggu kedatangan Sandi pun tampak riuh dan menyambutnya dengan pukulan bedug serta salawat.

Usai salat, Sandi kemudian ikut bergabung dengan warga. Dia kemudian menabuh bedug tanda dimulainya takbir keliling menyambut 1 syawal besok pagi.

"Ini sejarah, syukur kehadirat Allah bahwa takbiran kita bisa keliling dengan Pak Gubernur. Ini untuk memuliakan suatu prosesi kemenangan atas hawa nafsu selama 30 hari kita melawan hawa nafsu seperti surat al Baqarah," kata Sandi.
Sandi mengaku sedih karena harus berpisah dengan bulan Ramadan. Namun, dia memastikan bulan Ramadan kali ini akan memberikan keberkahan dan kemenangan.

"Mari rayakan kemenangan atas kemiskinan di Jakarta, kemenangan dan kesejahteraan di Jakarta," kata Sandi.

Sandi berharap warga malam takbiran bisa berjalan dengan damai. Dia juga mengingatkan warga agar menjaga ketertiban malam takbiran.

Kata dia, takbiran bukan hanya kegembiraan semata, tapi justru merupakan kelanjutan dari keberkahan di bulan ramadan.

"Hati-hati keselamatan saat bertakbir, malam takbiran bukan hanya sekadar gema gempita," katanya.

Setelah melakukan kunjungan ke Masjid Jami' At Taqwa, Jakarta Timur, Sandi akan melanjutkan perjalannya ke Masjid Al Hidayah, Jakarta Utara kunjungan takbir kelilingnya pun akan diakhiri dengan kunjungannya ke area CNI dan Rusun Tambora, Jakarta Barat untuk bertemu Anies Baswedan.
Dari Jakarta Timur, Sandi pun bergerak ke kawasan Sungai Bambu, Tanjung Priok, Jakarta Utara. Di sana Sandi berpesan agar warga tak bersikap anarki saat konvoi takbiran nanti.

"Jangan ada yang anarki, apalagi bertindak vandalisme menyambut akhir bulan suci ramadan ini," kata Sandi di kawasan Sungai Bambu, Tanjung Priok.


Tindakan-tindakan itu kata Sandi tidak bagus dilakukan setelah menahan 30 hari melawan hawa nafsu selama berpuasa.

Tak hanya itu, Sandi juga berpesan kepada warga untuk menyampaikan amal zakat langsung ke penyalur resmi. Dia tak ingin warga Jakarta memberi santunan ke pengemis-pengemis musiman yang berdatangan ke Jakarta menjelang hari raya.

"Beri santunan langsung ke Masjid atau ke penyalur resmi, jangan ke pengemis gerobak musiman. Saya dapat data dari Mensos itu katanya mereka omsetnya Rp15 juta seminggu," kata dia.

Dalam kesempatan itu Sandi berjanji setelah merayakan idulfitri dia akan meningkatkan lapangan kerja dan kesejahteraan bagi warga Jakarta.

Dia pun menyebut, setelah lebaran nanti para Ibu rumah tangga tak perlu lagi khawatir karena dia menjamin tak akan ada lagi kenaikan bahan pokok di Jakarta.

"Selesai ramadan kita diwisuda, harga bahan pokok saya jamin gak naik lagi. Lapangan kerja juga akan banyak tercipta. Kita kurangi kemiskinan, kesenjangan," katanya.

Setelah berkunjung di wilayah Jakarta Utara, Sandi bergegas menuju area CNI di Jakarta Barat untuk merayakan takbir bersama Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan. (ugo)


BACA JUGA