"Satu masalah, satu perkara, kalau tak memenuhi unsur pidana saya kira sebaiknya dihentikan dan itu memberikan kepastian hukum terhadap siapapun," kata Sekjen Gerindra Ahmad Muzani di rumah Wakil Ketua MPR Hidayat Nur Wahid, Jakarta, Sabtu (16/6).
Muzani berharap kasus Rizieq dapat menjadi pelajaran bagi kepolisian agar ke depannya penyelidikan suatu kasus memenuhi unsur pidana secara lengkap.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Muzani mengatakan pihaknya juga baru mengetahui SP3 itu usai Rizieq mengumumkannya melalui tayangan di YouTube.
"Dari cerita yang diceritakan Pak Prabowo kepada kami, masalah ini tak dibicarakan oleh Habib Rizieq ke pak Prabowo. Sama sekali tak dibicarakan," ujarnya.
Sampai saat ini SP3 kasus dugaan chat mesu Rizieq-Firza Husein baru sebatas klaim sepihak dari Rizieq.
CNNIndonesia.com telah mencoba mengonfirmasi kabar penghentian kasus ini ke Polda Metro Jaya. Namun Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Argo Yuwono mempersilakan untuk mengonfirmasi ke Mabes Polri.
Sementara itu, hingga berita ini ditulis Mabes Polri belum memberikan klarifikasinya.
Sejak terjerat kasus konten pornografi di Polda Metro Jaya pada Januari 2017 lalu, Rizieq lantas meninggalkan Indonesia untuk umrah. Namun, hingga saat ini Rizieq tak juga kembali pulang ke Tanah Air. (wis)