"Nahkodanya, inisialnya SS masih diamankan di Polres Samosir," kata Yusri di Kantor Div Humas Mabes Polri, Jakarta Selatan, Kamis (21/6).
Ia mengatakan, meskipun SS sudah diamankan polisi namun pemeriksaan belum bisa dilakukan. Sebab, kondisi SS masih trauma atas kejadian yang dialaminya saat itu.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Soal kelebihan muatan, kami tidak bisa simpulkan langsung, tapi potensi kelebihan ada. Ditandai dengan tak beraninya mereka (UPT) memberikan manifes dan tidak dikeluarkan SIB. Itu satu indikasi ada kecurangan terjadi," katanya saat konferensi media di Gedung Kemenhub, Rabu (20/6).
Budi menyerahkan proses investigasi kepada Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) untuk mengungkap penyebab kejadian. Ia juga menyatakan telah menghentikan sementara seluruh aktivitas penyeberangan melintasi Danau Toba selama tujuh hari kedepan.
Sebagai gantinya, Kemenhub dan PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) telah menyiapkan dua buah kapal ferry Roll On Roll Off (RORO), bernama RORO 1 dan RORO 2 untuk melayani arus penumpak melintasi Danau Toba.
KM Sinar Bangun tenggelam pada Senin (18/6) sekitar pukul 17.30 WIB setelah berangkat dari Simanindo menuju Tigaras. Sebelum tiba di dermaga Tigaras, tiba-tiba kapal oleng akibat pengaruh cuaca buruk hingga berujung tenggelam. (evn)