Sedih dengan Timnas, Prabowo Tak Pernah Nonton Piala Dunia

FHR, CNN Indonesia | Senin, 25/06/2018 21:20 WIB
Sedih dengan Timnas, Prabowo Tak Pernah Nonton Piala Dunia Prabowo Subianto kritisi prestasi timnas Indonesia. (CNN Indonesia/Hesti Rika)
Jakarta, CNN Indonesia -- Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto mengaku tidak pernah menonton piala dunia. Sebab, Tim Nasional (Timnas) Indonesia tidak pernah masuk sebagai salah satu peserta yang bersaing di dalam kompetisi sepakbola akbar dunia tersebut.

Hal ini disampaikan Prabowo usai bertemu dengan Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) sekaligus Ketua MPR, Zulkifli Hasan di Jalan Widya Chandra IV, Jakarta Selatan, Senin (25/6).

"Saya termasuk yang tidak pernah nonton Piala Dunia karena saya sedih Indonesia enggak ada," kata Prabowo.



Berdasarkan peringkat Federasi Sepak Bola Internasional (FIFA), mantan Danjen Kopassus itu mengatakan Indonesia berada diurutan 164. Prabowo mengaku sedih atas kondisi ini karena Tim Garuda masih berada di bawah Belize.

Balize merupakan negara kecil di pesisir timur Amerika Tengah, berbatasan dengan Meksiko di sebelah barat laut dan Guatemaladi barat dan selatan.

"Paling sedih saya, peringkat sepakbola Juni 2018. Indonesia (peringkat) 164 di bawah Belize, negara kecil Islandia masuk piala dunia," kata dia.


Dalam kesempatan ini juga Prabowo menyampaikan kritiknya kepada Pemerintah terkait berbagai hal. Misalnya terkait penghasilan masyarakat.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) yang diterbitkan pada September 2017 lalu, kata Prabowo, tercatat ada sekitar 26 juta masyarakat Indonesia masuk dalam kategori miskin. Penghasilan perbulan dalam kategori ini sekitar Rp387 ribu.

Kemudian, sebanyak 69 juta masyarakat lainnya masuk ke dalam kategori hampir miskin. Rata-rata penghasilan dalam kategori ini sekitar Rp580 ribu.

"Bayangkan ada rakyat yang hidup dengan Rp387 ribu. Kalau yang hampir miskin Rp580 ribu," kata Prabowo.


Salah satu hal yang membuat Indonesia berada di peringkat teratas, yakni terkait keberadaan satwa. Menurut Prabowo, Indonesia berada diperingkat satu dalam hal banyaknya satwa yang punah.

"Ini kita nomor 1 jumlah spesies binatang mamalia yang terancam punah," kata dia. (DAL)