Hal itu terkait dengan aksi kader PDIP yang melaporkan kegiatan Nahdlatul Ulama (NU) berkaitan dengan bisyaroh. Kader itu menganggap hal itu terkait dengan kegiatan politik.
Wakil Sekjen PBNU Masduki Baidlowi mengatakan bahwa bisyaroh merupakan bentuk apresiasi atau pemberian hadiah dari santri terhadap ustaznya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bisyaroh maupun berkat dianggap sudah turun temurun dalam tradisi NU ketika tuan rumah menyelenggarakan tahlilan atau pengajian. Hal ini ditengarai bagian dari politik uang sehingga pembagiannya dipermasalahkan.
"Jadi enggak ada unsur politiknya. Kalau ada unsur politiknya itu namanya bukan bisyaroh, ini ucapan terima kasih dari santri begitu," kata Masduki.
(asa)