Hasil hitung cepat Lembaga Survei Indobarometer dan Lingkaran Survei Indonesia Denny JA menunjukkan pasangan Ganjar Pranowo-Taj Yasin mengalahkan Sudirman Said-Ida Fauziyah dengan perbandingan sekitar 55 banding 45 persen.
"Sebagai satu hasil hitung cepat yang kita sudah dapat gambaran, kita hormati juga itu bagian dari proses tapi bagaimana kita menyikapi resmi nunggu setelah perhitungan Komisi Pemilihan Umum," kata Sudirman di Kantor Dewan Pimpinan Pusat Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Jakarta, Senin (2/7).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kendati demikian, Sudirman mengatakan pihaknya memiliki beberapa catatan terkait hasil dan penyelenggaraan Pilkada Jawa Tengah ini.
"Yang paling mendasar DPT bermasalah yang sampai sekarang kita sudah laporkan dari potensi jutaan yang sudah kami sampaikan belum terasa tindakan memadai," ujar dia.
Saat ditanya apakah tindakan tersebut sudah dilaporkan ke pihak kepolisian, Sudirman masih enggan untuk menjawabnya.
"Pada waktunya kita akan jelaskan ya," jawab dia.
Penodongan tersebut juga membuat Sohibul kaget. Ia heran di era reformasi yang sudah berjalan 20 tahun ini masih saja ada pihak-pihak yang melakukan tindakan semacam itu.
"Tentu kita tidak mengatakan penodongan itu dilakukan oleh pihak sebelah sana, kita enggak tahu siapa yang lakukan. Tapi saya kira siapa pun stake holder yang berkepentingan dengan demokrasi ini tolong hentikan cara-cara seperti itu," ujar Sohibul.
(aal)