PDIP Anggap Kedekatan JK-Anies Tak Terkait Pilpres

Joko Panji Sasongko & Bintoro Agung, CNN Indonesia | Rabu, 04/07/2018 13:54 WIB
PDIP Anggap Kedekatan JK-Anies Tak Terkait Pilpres Wakil Presiden Jusuf Kalla halalbihalal di PP Muhammadiyah, Rabu (4/7). (Biro Setwapres)
Jakarta, CNN Indonesia -- Politikus PDIP Alex Indra Lukman mengatakan PDIP tidak khawatir soal kedekatan Wapres Jusuf Kalla dengan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

Hal itu merespon soal adanya isu Joko Widodo akan berduet dengan Anies di Pilpres 2019.

Menurutnya, kedekatan JK dengan Anies tak terkait dengan pemilihan presiden (Pilpres) 2019, dan harus dimaknai sebagi kerukunan antar pemimpin dalam mencari solusi bagi permasalahan bangsa.

"Saya sangat mengapresiasi tinggi kerukunan yang diperlihatkan para pemimpin kita. Jadi jangan kemudian kita persepsikan dengan berbagai wacana," ujar Alex dalam pesan singkat, Rabu (4/7).

Alex mengatakan kedekatan JK dengan Anies bukan hal mengejutkan. Sebagai tokoh bangsa, ia menyebut JK dekat dengan semua tokoh, salah satunya dengan pengurus DPP PDIP Puan Maharani.

Lebih lanjut, Alex menduga kedekatan JK dengan Anies terkait dengan Asian Games tahun ini di Jakarta dan Palembang. Sebagai penanggungjawab, JK disebut harus banyak berkomunikasi dengan Anies selaku pimpinan salah satu tuan rumah Asean Games.

"Jadi wajar kalau Pak JK berkomunikasi intens dengan Pak Anies," ujarnya.

Terpisah, Sekjen PPP Arsul Sani menilai kedekatan JK dan Anies sudah terjalin lama. Salah satu bukti kedekatan itu manakala JK mendorong Anies maju sebagai Cagub di Pilgub DKI Jakarta 2017.

Oleh karena itu, ia menyebut kedekatan JK dengan Anies tidak terkait dengan Pilpres 2019.

"Jadi kalau kemudian buat saya, buat PPP sekarang (JK) runtang-runtung sama Anies itu bukan sesuatu yang mengejutkan," ujar Arsul di Gedung DPR, Jakarta.
Lebih dari itu, ia menilai kedekatan itu sebagai sebuah bentuk silaturahmi untuk menambah umur dan rejeki. Namun ia berkelakar rejeki Anies atau JK tidak menutup kemungkinan ketika menjadi capres di Pilpres 2019.

"Silaturahmi itu kan dalam Islam memperpanjang umur dan mebambah rejeki, tapi apakah menjadi rejeki atau tidak tergantung banyak faktor lah itu maksudnya menjadi capres," ujarnya.

Sebelumnya, Anies diketahui sudah dua kali satu mobil dengan JK. Pertama, Anies menumpang di mobil JK untuk menuju Balai Kota DKI usai salat Jumat.
Kedua, Anies diketahui semobil dengan JK saat menghadiri halalbihalal Muhammadiyah.

PAN Dekati Tokoh

Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan mengakui bahwa partainya sedang intens berkomunikasi dengan sejumlah tokoh terkait pencalonan presiden. Dari sekian banyak pihak yang sedang intens itu, terdapat nama Anies Baswedan yang disebut.

"Kita lagi dekat Pak Prabowo, Pak Gatot, Pak Anies, Pak Jokowi, sekarang lagi intens," ujar Zulhas usai menghadiri acara halalbihalal di kantor PP Muhammadiyah, Rabu (4/7).

Dalam acara halalbihalal tersebut, Zulhas sempat menggoda Anies dengan sebutan Gubernur Indonesia. Kalimat itu ia lontarkan mengikuti candaan Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo beberapa hari lalu.

"Besok saya di MPR sama Anies," imbuhnya.

Zulhas kemudian juga menanggapi keberadaan Anies yang kerap datang bersama Wapres Jusuf Kalla belakangan ini. Menurutnya semakin dekat tahun politik, gerakan orang dibaca dekat.

"Kan bagus, paling tidak tahun politik dibaca orang dekat," sambung Zulhas.

Di samping itu, Zulhas mengikuti Jabar rencana sejumlah pihak yang Ingin mendorong JK sebagai capres yang dengan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) sebagai cawapres.

Namun seakan tak mau kalah, Zulhas menyebut partainya juga punya beberapa kandidat yang capres seperti dirinya, Soetrisno Bachir, Hatta Rajasa, dan Amien Rais.



(ugo)