FOTO : Amuk Si Jago Merah di Pelabuhan Benoa

Antara, CNN Indonesia | Selasa, 10/07/2018 14:11 WIB

Jakarta, CNN Indonesia -- Memakan waktu lebih dari sehari petugas pemadam dibantu warga dan petugas instansi lain mencoba memadamkan api yang membakar kapal-kapal di Pelabuhan Benoa.

Kapolda Bali Inspektur Jenderal Petrus R Golose menyaksikan pemadaman api di lokasi kebakaran kapal ikan di Pelabuhan Benoa, Denpasar, Bali, Senin (9/7). Polisi telah memeriksa belasan Anak Buah Kapaldan akan meneliti penyebab terbakarnya 40 unit kapal nelayan. (ANTARA FOTO/Fikri Yusuf)
Petugas pemadam kebakaran dan warga berusaha memadamkan api yang membakar kapal ikan di Pelabuhan Benoa, Denpasar, Bali, Senin (9/7). Kebakaran itu pertama kali terjadi pada Senin dini hari, sekitar pukul 01.55 WITA. (ANTARA FOTO/Fikri Yusuf)
Sebagian besar kapal-kapal berlabuh yang terbakar api itu adalah yang bermuatan 70 gross ton (GT). Diperkirakan kerugian mencapai lebih dari Rp100 miliar. (ANTARA FOTO/Fikri Yusuf)
Sejak Senin dini hari hingga Selasa pagi kebakaran kapal-kapal di Pelabuhan Benoa masih terjadi. Diketahui hingga berita terakhir ditulis pada 13.42 WIB, upaya pemadaman dilakukan petugas namun belum seluruhnya membuahkan hasil. (ANTARA FOTO/Fikri Yusuf)
Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Bali Komisaris Besar Hengky Widjaja mengatakan kobaran api menghalangi langkah Tim Laboratorium Forensik Polri melakukan penyelidikan di lokasi kebakaran. (ANTARA FOTO/Fikri Yusuf)
Kepala KSOP Kelas II Benoa, Dwi Yanto, menyatakan sebagian besar dari 40 kapal ikan yang terbakar di pelabuhan itu adalah kapal pasif yang sedang berlabuh. (ANTARA FOTO/Fikri Yusuf)
Kebakaran kapal-kapal tersebut sulit dipadamkan karena ada sebagian yang di dalamnya masih terdapat bahan bakar solar maupun oli dalam jumlah banyak. (ANTARA FOTO/Fikri Yusuf)
Kepala KSOP Kelas II Benoa, Dwi Yanto, mengatakan bangkai-bangkai kapal sisa terbakar untuk sementara diarahkan ke bagian pojok dermaga tersebut agar tidak menggangu lalu lintas kapal di pelabuhan tersebut. (ANTARA FOTO/Fikri Yusuf)