"Insya Allah nama capres yang akan diusung hanya nama Pak Prabowo. Terkait Anies Baswedan ya memang cawapres potensial dan serius yang kami pertimbangkan," kata Riza di Gedung DPR RI, Jakarta, Selasa (10/7).
Selain Anies, lanjut Riza, nama-nama lain yang potensial menjadi cawapres Prabowo di antaranya Agus Harimurti Yudhoyono dari Partai Demokrat, Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan, dan Ahmad Heriyawan dari PKS.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lihat juga:Gerindra Tutup Opsi Usung Anies Jadi Capres |
"Itu kan biasa. semua partai ingin mendorong semua kadernya, seperti PKS dorong sembilan nama, PAN satu nama, bahkan mejadi empat nama. Itu kita hormati. Kemudian Demokrat dorong AHY sudah, selama ini memang belakangan AHY, itu biasa," ujar Riza.
Lebih lanjut Riza menyebut Partai Gerindra bakal tetap membangun koalisi dengan partai politik yang dianggap sudah dekat dengan partainya seperti PKS dan PAN. Ia juga mengklaim komunikasi politik antara Gerindra dengan Demokrat sampai saat ini juga sudah semakin kuat.
Ia juga mempersilakan partai-partai selain PAN, PKS, dan Demokrat juga dapat merapat dengan ke koalisi oposisi di Pilpres 2019 mendatang.
"Mudah-mudahan bisa saja Cak Imin bergabung dengan kami, dan partai-partai non parlemen seperti PBB, yang lain-lain," pungkas Riza.
Sebelumnya, Wakil Ketua Umum Demokrat Syarief Hasan mengatakan Prabowo menyatakan siap menerima AHY sebagai cawapresnya di Pilpres 2019. Hal tersebut disampaikan Syarief saat bertemu Prabowo, Kamis (5/7) lalu.
"Di situ Pak Prabowo dengan tegas menyatakan siap berkoalisi dengan Demokrat dan siap menerima AHY sebagai cawapres Pak Prabowo," kata Syarief di DPR, Senin (9/7). (osc)