Pemasang Bendera Tiang Bambu di Pluit: Asian Games itu Apa

SAH, CNN Indonesia | Jumat, 20/07/2018 08:05 WIB
Pemasang Bendera Tiang Bambu di Pluit: Asian Games itu Apa Selain di Pluit, sejumlah bendera negara peserta Asian Games juga dipasang menggunakan tiang bambu di kawasan Kota Tua, Jakarta. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)
Jakarta, CNN Indonesia -- Bendera-bendera negara peserta Asian Games 2018 berkibar di pembatas jalan depan Mal Emporium, Pluit, Jakarta Utara. Pemasangan bendera itu jadi perbincangan karena dipasang menggunakan tiang bambu seadanya.

Muhammad Tamran Daeng Tahang adalah sosok di balik pemasangan bendera negara-negara Asian Games bertiang bambu tersebut. Saat ditemui di Sekretariat RW 17 Kelurahan Penjaringan, Jakarta Utara, Tamran mengaku pemasangan bendera-bendera itu atas inisiatifnya sendiri.

"Demi Allah demi Rasulullah itu atas inisiatif saya sendiri, enggak ada itu dari pemerintah maupun siapa pun untuk masang itu bendera," kata Tamran kepada CNNIndonesia.com, Kamis (19/7).


Tamran menyampaikan pengeluaran untuk membeli bambu dan bendera telah menghabiskan dana Rp2,5 juta. Uang itu diperoleh dari patungan warga yang sejalan dengan inisiatifnya. Tamran ikut patungan Rp1 juta.

Dia merasa jumlah yang dikeluarkan itu tak sedikit. Sehari-hari Tamran hanya bekerja sebagai pekerja lepas dan tak memiliki bisnis apapun.

"Saya hanya biasa bantu-bantu saja kalau ada masyarakat yang kesusahan jual rumah, saya yang bantu mencarikan pembelinya," kata Tamran dengan logat Bugis yang kental.

Perantau asal Makassar, Sulawesi Selatan ini menyatakan ikhlas mengeluarkan uang demi menyambut Asian Games 2018.

"Kami ingin menyambut Asian Games biar meriah gitu jadi banyak bendera-bendera negara itu," ujar Tamran sambil terbata-bata melafalkan kata 'Asian Games'.

Pemasang Bendera Tiang Bambu di Pluit: Asian Games itu ApaBendera negara peserta Asian Games dipasang di depan Mal Emporium, Pluit, Jakarta Utara. (CNN Indonesia/Setyo Aji Harjanto)
Namun, Tamran mengaku tak begitu mengetahui apa itu Asian Games. Dia antusias memasang bendera karena melihat banyak spanduk bertuliskan Asian Games di jalan raya. Menurutnya, jarang sekali ada acara yang disambut semeriah ini.

"Iya, penasaran (Asian Games) itu apa sih? Kita pengen tau," kata Tamran yang sudah 20 tahun tinggal di Jakarta.

Tamran menyatakan bakal menambah jumlah bendera negara-negara Asian Games untuk dipasang hingga ke Tanjung Priok.

Saat ditemui, dia baru pulang membeli bendera di Pasar Senen, Jakarta Pusat.

Bendera itu untuk dipasang di sekitar Jalan Pluit Raya Selatan, tepatnya di depan Kantor Kelurahan Penjaringan, Jakarta Utara. Setelah itu, dia akan membeli bendera untuk dipasang di Tanjung Priok.

Kakak Tamran yang tinggal di Makassar juga hendak mengirimkan uang tambahan untuk membeli bendera setelah mengetahui pemasangan bendera itu viral.

"Iya, nanti kakak juga mau kirim dari sana," ujar pria yang tergabung di LSM Lembaga Perlindungan, Pelestarian, dan Lingkungan Hidup (LPPL H).

Meski demikian, Tamran ternyata tak hafal semua lambang bendera negara-negara peserta Asian Games yang dipasang. Bahkan dia tak tahu bendera yang sedang dipegang adalah lambang bendera India.

Pemasang Bendera Tiang Bambu di Pluit: Asian Games itu ApaMuhammad Tamran Daeng Tahang tak tahu bendera yang dipegang adalah bendera India. (CNN Indonesia/Setyo Aji Harjanto)
Tamran hanya ingin menyampaikan pesan kepada masyarakat khususnya warga Jakarta agar ikut memeriahkan Asian Games 2018. "Saya ingin ini meriah gitu, warga Jakarta semua turut serta memeriahkan," ujarnya.

Seorang kawan Tamran, Yahya (38) tak heran jika Tamran berinisiatif memasang bendera-bendera Asian Games. "Orangnya itu proaktif banget bang Tamran," kata pria yang mengenal Tamran sejak lima tahun lalu.

Lurah Penjaringan Depika Romadi mengatakan tak memberi instruksi apapun kepada Tamran untuk memasang bendera di depan Mal Emporium Pluit.


Namun dia mengaku mendapat instruksi dari Pemprov DKI Jakarta dan Kecamatan Penjaringan agar wilayahnya ikut memeriahkan Asian Games.

"Iya kami dapat imbauan untuk memeriahkan, kami juga sudah buat surat imbauan, kok. Bisa jadi dia lihat surat edaran itu dia punya ide untuk memeriahkan itu," katanya melalui sambungan telepon.

Petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) wilayah Penjaringan, Jakarta Utara sempat mencopot bendera-bendera itu.

Namun, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyambut positif inisiatif Tamran dan menginstruksikan jajarannya untuk memasang kembali bendera tersebut.

Pantauan CNNIndonesia.com, bendera-bendera tersebut masih berkibar di depan Mal Emporium, Pluit.

(pmg)