FOTO: Repot Akibat Perubahan Sistem Tiket KRL

Safir Makki, CNN Indonesia | Senin, 23/07/2018 15:51 WIB

Jakarta, CNN Indonesia -- Akibat proses perubahan sistem tiket KRL Jabodetabek, para pengguna jasa kereta itu harus mengalami kerepotan karena antrean panjang tiket kertas.

Calon penumpang berdesakan membeli tiket kertas di Stasiun Bekasi, Jawa Barat, Senin, 23 Juli 2018. Pembaharuan sistem dan pemeliharaan tiket elektronik KRL dalam skala keseluruhan oleh PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) dengan menggunakan tiket kertas sebagai pengganti sementara. (CNNIndonesia/Safir Makki)
Calon penumpang antre membeli tiket kertas di Stasiun Bekasi, Jawa Barat, Senin, 23 Juli 2018. Tiket kertas sebagai pengganti sementara diberlakukan di 79 stasiun KRL dimulai dari perjalanan kereta pertama hingga kereta terakhir. (CNNIndonesia/Safir Makki)
Calon penumpang antre membeli tiket kertas di Stasiun Bekasi, Jawa Barat, Senin, 23 Juli 2018. Pembaharuan system dan pemeliharaan tiket elektronik KRL dalam skala keseluruhan oleh PT KCI dengan menggunakan tiket kertas sebagai pengganti sementara. (CNNIndonesia/Safir Makki)
Calon penumpang antre membeli tiket kertas di Stasiun Bekasi, Jawa Barat, Senin, 23 Juli 2018. Antrean panjang terjadi akibat proses migrasi sistem tiket KRL di seluruh stasiun commuter line. (CNNIndonesia/Safir Makki)
Calon penumpang antre memegang tiket kertas di Stasiun Bekasi, Jawa Barat, Senin, 23 Juli 2018. Tiket kertas yang digunakan sementara proses migrasi berjalan itu dijual Rp.3.000 (CNNIndonesia/Safir Makki)
Penumpang menunjukkan tiket kertas yang sudah dibeli sebelum memasuki peron kereta di Stasiun Bekasi, Jawa Barat, Senin, 23 Juli 2018. (CNNIndonesia/Safir Makki)
Petugas keamanan membagikan surat keterangan keterlambatan kereta api bagi calon penumpang di Stasiun Bekasi, Jawa Barat, Senin, 23 Juli 2018. (CNNIndonesia/Safir Makki)
Calon penumpang antre menunggu kereta di Stasiun Bekasi, Jawa Barat, Senin, 23 Juli 2018. Akibat pembelian tiket kertas yang mengular, di sejumlah stasiun keberangkatan beredar para calo yang menjual tiket kertas sementara tersebut. (CNNIndonesia/Safir Makki)