Tiket Elektronik KRL Sudah Bisa Digunakan Kembali Seluruhnya

Tiara Sutari, CNN Indonesia | Senin, 23/07/2018 16:42 WIB
Tiket Elektronik KRL Sudah Bisa Digunakan Kembali Seluruhnya Dirut PT KCI menyatakan tiket elektronik KRL sudah mulai digunakan kembali setelah proses migrasi dan pemeliharaan selesai pada Senin (23/7) siang. (CNN Indonesia/Safir Makki)
Jakarta, CNN Indonesia -- Tiket elektronik kereta rel listrik sudah bisa digunakan kembali seiring dengan selesainya proses migrasi dan pemeliharaan tiket elektronik pada Senin (23/7) siang.

Hal itu ditegaskan Direktur Utama PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) Wiwik Widayanti dalam konferensi pers di Jakarta, Senin (23/7).


Ia mengatakan kartu elektronik yang bisa digunakan yaitu Kartu Multi Trip (KMT), Tiket Harian Berjaminan (THB), dan kartu uang elektronik bank yaitu Mandiri, BCA, BRI dan BNI.


"Kami pastikan sistem sudah kembali normal dan pengguna bisa menggunakan kartu seperti biasa," kata Wiwik di Kantor KCI, Jakarta Pusat.

Terkait kebijakan penerapan tiket kertas merupakan upaya KCI dalam memitigasi pembaharuan tersebut. Sebelumnya, selama proses tersebut, pihaknya menerapkan tiket sementara dari kertas yang dijual Rp3.000 terhadap pengguna jasa kereta.

Akibat penerapan tiket sementara itu, sempat terjadi keriuhan massa terutama di dunia maya akibat antrean yang mengular. Salah satunya yang terjadi di Stasiun Bekasi pada Senin (23/7) pagi.

Wiwik menyatakan tarif Rp3.000 sudah sesuai prosedur operasi standar (SOP) dan dalam aturan tidak bisa menggratiskan.

Dia mengatakan Pembaharuan dan pemeliharaan sistem tiket elektronik ini dilakukan sebagai upaya untuk meningkatkan keandalan sistem tiket elektroniknya bagi pengguna komuter. Upaya ini diakui dia berlangsung dalam skala besar karena ada sekitar 1800 perangkat tiket elektronik yakni berupa gate, vending machine, mesin loket, dan beberapa mesin terintegrasi lainnya yang tersebar di 79 stasiun.

"Proses yang berlangsung sejak Sabtu ini akhirnya dapat tuntas," katanya.


[Gambas:Video CNN] (kid/kid)