Sandi Buka Tempat Sarapan Higienis Atlet di Pinggir Kali Item

Dhio Faiz, CNN Indonesia | Selasa, 24/07/2018 11:30 WIB
Wagub DKI mengklaim kafetaria di kawasan Kali Item tetap higienis meski sudah jadi sorotan media massa asing karena kotor dan bau menyengat. Wagub DKI mengklaim kafetaria di kawasan Kali Item tetap higienis meski sudah jadi sorotan media massa asing karena kotor dan bau menyengat. (CNN Indonesia/Andry Novelino)
Jakarta, CNN Indonesia -- Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno tetap akan mengoperasikan kafetaria di pinggir Kali Item, di sekitar lokasi Wisma Atlet, Kemayoran, Jakarta Utara.

Sandi berkata nantinya sekitar tujuh ribu atlet dari berbagai negara akan sarapan, makan siang, dan makan malam di kafetaria itu.

Dia mengklaim kafetaria di kawasan Kali Item tetap higienis meski sudah jadi sorotan media massa asing karena kotor dan bau menyengat.


"Kita sudah buktikan kemarin kita lakukan double-triple protection karena nanti di samping Kali Item akan dijadikan tempat breakfast dan lunch dan dinner, kafetaria dibangun di situ," ucap Sandi di Plaza Indonesia, Jakarta Pusat, Selasa (24/7).
Sandi Buka Tempat Sarapan Atlet Asian Games di Pinggir Kali IKali Item ditutup waring. (CNN Indonesia/Hesti Rika)


Mantan bos perusahaan asuransi itu tak memedulikan kritik dari media asing asal Singapura Channel News Asia. Sandi menyebut kain waring yang menutupi Kali Item justru menjaga higienisitas di sana.

Sandi juga meyakinkan Ketua INASGOC Erick Tohir dan Menko PMK Puan Maharani untuk tidak terlalu memusingkan kritik media negara tetangga.

"Saya sudah sampaikan ke Pak Erick, Bu Puan. Bu puan tanya, 'Bagaimana ini media asing?' Saya bilang don't worry Bu Menko, Pak Erick, kita tidak akan terpecah belah karena ini. Kita buktikan ke dunia luar kita akan deliver the best Asian Games ever," tuturnya percaya diri.
Sandi Buka Tempat Sarapan Atlet Asian Games di Pinggir Kali IKali Item ditutup waring. (CNN Indonesia/Hesti Rika)


Pemprov DKI telah memutuskan untuk membalut Kali Item di dekat Wisma Atlet, Kemayoran, Jakarta Utara dengan kain jaring hitam karena bau tak sedap.

Keputusan yang diambil sekitar sebulan sebelum gelaran Asian Games 2018, menimbulkan perdebatan di dunia maya. Channel News Asia pun sempat mengeluarkan laporan berjudul Jakarta covers up 'stinky, toxic' river near Asian Games village.

Gubernur DKI Anies Baswedan sempat geram dengan kritik tersebut dan meminta para kritikus turun ke lapangan.

"Saya harap yang membantu untuk kita menyelesaikan, lihat ke sini. Jangan hanya duduk di ruangan AC yang jauh dari lapangan," ucap Anies di sekitar Kali Item, Sabtu (21/7).
(gil)