Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho mengatakan dampak terparah dari gempa terjadi di Kabupaten Lombok Timur dan Lombok Utara.
"Update pukul 10 WITA tadi ya ada 11 orang meninggal di Lombok Timur, empat meninggal di Lombok Utara sedangkan satu meninggal di Gunung Rinjani," terang Sutopo dalam konferensi pers yang digelar di Kantor BNPB pada Senin (30/7).
Dari 16 korban, ada satu warga negara asal Malaysia bernama Siti Nur Lesmawida Ismail (30) yang meninggal karena tertimbun reruntuhan. Siti adalah satu pendaki dari 17 pendaki asal Malaysia yang berniat ke Rinjani sebelum musibah gempa terjadi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Korban meninggal di Gunung Rinjani yaitu Muhammad Ainul Muksin. Korban saat ini masih dalam proses evakuasi akibat meninggal tertimpa batu longsor saat gempa kemarin.
Lihat juga:Sebanyak 228 Gempa Susulan Guncang NTB |
Sementara itu korban luka-luka di Lombok Timur tercatat mencapai 343 orang. Sebanyak 233 mengalami luka berat sedangkan 120 sisanya luka ringan. Jumlah pengungsi meningkat menjadi 741 kepala keluarga/2663 jiwa.
BNPB telah menurunkan bantuan logistik dan peralatan seberat 15 ton yang terdiri dari 50 unit tenda pengungsi, 100 unit tenda keluarga, 100 unit genset, lima ribu lembar matras, 1.500 pcs family kits, 1.500 perlengkapan anak, dan 25 ribu porsi makan siap saji.
"BNPB juga berencana menggelontorkan bantuan Dana Siap Pakai sebesar Rp750 juta untuk NTB. Masing-masing Kabupaten Lombok Timur dan Utara mendapat Rp250 juta," ujar Sutopo.