Sandiaga Akan Jadikan OK OCE Program Nasional Jika Terpilih

Feri Agus & Bintoro Agung, CNN Indonesia | Jumat, 10/08/2018 20:43 WIB
Sandiaga Akan Jadikan OK OCE Program Nasional Jika Terpilih Bakal calon wakil presiden 2019-2024 Sandiaga Salahuddin Uno. (CNN Indonesia/Tiara Sutari)
Jakarta, CNN Indonesia -- Bakal calon wakil presiden Sandiaga Salahuddin Uno berencana membawa program unggulannya di DKI Jakarta, One Kecamatan One Center of Enterpreneurship (OK OCE), ke tingkat pusat. Sandiaga bakal menerapkan program tersebut secara nasional jika terpilih menjadi calon wakil presiden 2019-2024 bersama Prabowo Subianto.

"Saya sudah diskusi dengan Pak Gubernur Anies Baswedan, itu akan ada replikasikan di nasional, kita akan membangun kewirausahaan yang luas. Salah satu yang akan kita dorong adalah OK OCE," kata Sandiaga usai mendaftar di KPU, Jakarta, Jumat (10/8).

Wakil Ketua Dewan Pembina Gerindra itu berjanji bersama Prabowo akan fokus di bidang ekonomi dengan menciptakan lapangan kerja. Ia juga menjanjikan meningkatkan infrastruktur yang berpihak pada penciptaan lapangan kerja lokal di daerah yang mengalami pembangunan.



"Kami fokus di ekonomi yang menciptakan lapangan kerja. Infrastruktur boleh, tapi infrastruktur yang menghadirkan suatu keberpihakan pada penciptaan lapangan kerja lokal," kata dia.

Wakil Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Hanafi Rais menilai program OK OCE sudah terbukti efektif membantu masyarakat secara bertahap. Menurut dia latar belakang Sandiaga sebagai pebisnis makin memperkuat kompetensinya di bidang ekonomi.

"Beliau sudah membuktikan dalam program OK OCE di sana sudah mulai cukup terealisasi secara bertahap," kata Hanafi usai mendampingi pendaftaran Prabow-Sandiaga.

Menurut Hanafi, pendamping Prabowo sepatutnya memang orang yang bersentuhan langsung di dunia ekonomi. Hal itu disebut bakal melengkapi posisi Prabowo yang dianggap sudah memegang mandat ijtima ulama sebagai capres tunggal.


Padahal, fraksi Partai Gerindra di DPRD DKI Jakarta pernah meragukan program pelatihan kewirausahaan OK OCE mampu mengurangi tingkat pengangguran secara signifikan. Sebab menurut mereka jumlah pengangguran lebih besar ketimbang jumlah lapangan kerja yang ditargetkan dalam program OK OCE.

Berdasarkan data pada Agustus 2017, jumlah pengangguran di Jakarta mencapai 346.940 ribu jiwa dengan Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) sebesar 7,14 persen dari total angkatan kerja. Tingkat pengangguran di lbu Kota tersebut juga jauh di atas TPT nasional, yakni 5,5 persen.


Sementara, Sandi menargetkan terciptanya 200 ribu lapangan kerja dalam lima tahun masa kepemimpinan mereka melalui OK OCE. Metode pelatihan program OK OCE juga dikritik tidak efektif. (ayp)