Asian Games 2018

Lukisan Cahaya di Monas Iringi Gelaran Asian Games 2018

Dhio Faiz, CNN Indonesia | Selasa, 14/08/2018 09:12 WIB
Unit Pengelola Kawasan (UPK) Monas menampilkan video mapping dan laser show sebagai sajian hiburan di malam hari dalam rangka memeriahkan Asian Games 2018. Video Mapping dan Laser show di Monas menjadi atraksi khusus selama Asian Games 2018. (CNN Indonesia/Andry Novelino)
Jakarta, CNN Indonesia -- Ada sajian unik di Tugu Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat, selama gelaran Asian Games 2018 berlangsung. Lukisan cahaya ditembak ke tugu setinggi 132 meter.

Unit Pengelola Kawasan (UPK) Monas menampilkan video mapping dan laser show sebagai sajian hiburan di malam hari.

"Video mapping itu ditayangkan setiap weekend selama pelaksanaan Asian Games. Dan laser show itu ditampilkan selama Asian Games di hari-hari di luar weekend," ujar Kepala UPK Monas Munjirin saat ditemui di Kawasan Monas, Jakarta Pusat, Senin (13/8) malam.



Munjirin mengatakan atraksi ini ditujukan sebagai hiburan warga Jakarta. Selain itu hiburan ini bakal disajikan kepada kontingen Asian Games 2018 yang bertanding di Jakarta.

Sajian video mapping akan berdurasi 25 menit. Video itu menceritakan tiga hal, yaitu sejarah Asian Games 1962 di Jakarta, profil Jakarta, dan profil Palembang.

"Tentunya pemilihan materi juga harus ada efek wow-nya. Pesawat masuk kan ada efek wow. Sudah begitu memang Bandara Soekarno Hatta belum ada, atlet dulu datangnya di Kemayoran, itu kita angkat. Ikon-ikon 1962 kita angkat," ucap Koordinator Tabia, komunitas desainer video mapping, Rully.


Rully mengatakan video mapping dilukis di Tugu Monas menggunakan 14 proyektor. Tiga puluh orang bekerja selama empat bulan guna mempersiapkan sajian manis yang memanjakan mata ini.

"Bidang Monas yang vertikal dan sempit ini jadi tantangan. Jadi untuk meng-align (memosisikan) ini perlu tiga hari. Ini kan bukan bidang lebar dan rata," lanjut dia.

Asian Games 2018 bakal digelar 18 Agustus hingga 2 September 2018. Jakarta dan Palembang menyambut sekitar sebelas ribu atlet dari 45 negara Asia.

(DAL/kid)