Syafruddin Sempat Kaget Saat Ditunjuk Jadi Menteri PAN-RB

Christie Stefanie & DZA, CNN Indonesia | Rabu, 15/08/2018 11:40 WIB
Syafruddin Sempat Kaget Saat Ditunjuk Jadi Menteri PAN-RB Komjen Pol Syafruddin dilantik menjadi Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, 15 Agustus 2018. (CNN Indonesia/Safir Makki)
Jakarta, CNN Indonesia -- Mantan Wakil Kapolri Komjen Pol Syafruddin mengatakan tak pernah menyangka bakal dihubungi Presiden Ri Joko Widodo dan ditunjuk menjadi Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB). Dia sempat terkejut saat ditunjuk jadi menteri.

"Saya tidak mengira tadi malam pukul 20.30 dipanggil Pak Presiden ke Istana Bogor. Beliau menyampaikan saya akan dilantik menjadi Men PAN-RB jam 10," kata Syafruddin di Istana Negara, Rabu (15/8).

Penunjukkan ini merupakan tindak lanjut dari pengunduran diri Asman Abnur selaku kader Partai Amanat Nasional (PAN) yang tak lagi mendukung Jokowi untuk Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019.


Syafruddin mengaku langsung mengajukan pengunduran diri kepada Kapolri Jenderal Tito Karnavian setelah menerima perintah Presiden.

Hal itu membuatnya pensiun dini meski sesungguhnya mantan Kepala Lembaga Pendidikan Polisi ini masih memiliki waktu sekitar setahun lagi sebelum masa tugasnya berakhir.

"Ini perintah negara," kata Syafruddin.


Syafruddin menyatakan tak mengetahui mengenai sosok penggantinya sebagai Wakapolri.

Sementara itu, Ia tutup mulut ketika dikonfirmasi Kapolda Metro Jaya Irjen Idham Azis yang bakal mengisi jabatannya. Menurutnya, hal itu tak lagi menjadi urusannya dan sudah masuk kewenangan Kapolri Jenderal Tito Karnavian menentukan penggantinya.

"Saya sudah menyerahkan tugas dan tanggung jawab sebagai anggota Polri kepada Kapolri. Saya sekarang sudah dilantik menjadi sipil," tuturnya.

Mantan Kapolda Kalimantan Selatan ini berkata akan fokus menyelesaikan program di Kementerian PAN-RB yang telah berjalan. Hal ini sesuai dengan instruksi Presiden kepadanya. Selain itu, kata Syafruddin, dia pun akan bertemu dengan Asman Abnur untuk membahas soal pekerjaan di Kementerian PAN-RB.

Menurutnya, berdasarkan laporan yang ia dengar, Asman selama ini bekerja dengan baik dan diapresiasi banyak kementerian dan lembaga.


Ditemui terpisah, Menteri Sosial Idrus Marham menilai Syafrudin sebagai sosok yang tepat untuk menggantikan Asman Abnur.

"Pak Syaf (Syafruddin) itu pekerja keras dan sangat disiplin tentunya punya wawasan dalam rangka bagaimana menjalankan reformasi birokrasi," kata Idrus di Gedung KPK, Jakarta Selatan, Rabu (15/8).

Mantan Sekretaris Jenderal Partai Golkar ini pun tak mempermasalahkan dengan latar belakang Syafrudin dari kepolisian. Dengan demikian, aparatur sipil negara akan lebih disiplin apabila Syafrudin menjadi menterinya. Idrus juga mengaitkan dengan latar belakang Syafrudin sebagai salah satu Dewan Masjid Indonesia yang menjadi nilai tambah.

"Ini menjadi nilai tambah mencerminkan intergritas seorang Syafrudin yang tentu kita berharap banyak reformasi birokrasi bisa dilaksanakan dengan baik," ucap Idrus.

(ugo/kid)