Namun, hingga saat ini belum ada permintaan langsung dari partainya, PDI-Perjuangan.
"Ya siap aja kalau pas waktunya bisa. Aku kalau gitu kan ditunjuk, harus ada surat perintahnya. Ndak bisa terus (langsung) masuk tim sukses," ujar Risma saat ditemui di kantor wakil presiden, Jakarta, Rabu (15/8).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Risma mengatakan permintaan semacam itu biasanya dilakukan secara mendadak oleh Ketua Umum PDIP Megawati Sukarnoputri.
Pada Minggu (12/8) malam, Jokowi dan sekjen parpol pengusung telah menyepakati susunan tim kampanye nasional. Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) disebut menjadi ketua tim penasihat. Sementara untuk jabatan ketua tim masih dirahasiakan.
(arh/wis)