Anies Anggap Instalasi Bambu di Bundaran HI Bukan Sindiran

Dias Saraswati, CNN Indonesia | Rabu, 15/08/2018 19:15 WIB
Anies Anggap Instalasi Bambu di Bundaran HI Bukan Sindiran Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyebut instalasi seni bambu di Bundaran HI untuk menunjukkan material khas Indonesia. (CNN Indonesia/Patricia Diah Ayu Saraswati)
Jakarta, CNN Indonesia -- Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menegaskan pemasangan instalasi seni bambu di kawasan Bundaran Hotel Indonesia (HI) bukan bentuk sindiran.

"Ini bukan (sindiran)," kata Anies di Cipayung, Jakarta Timur, Rabu (15/8).

Beberapa waktu lalu, Anies sempat memerintahkan para petugas penanganan prasara dan sarana umum (PPSU) untuk memasang kembali bendera-bendera Asian Games yang dipasang menggunakan bambu sebagai bentuk inisiatif warga Penjaringan, Jakarta Utara.



Saat itu, Anies berdalih pemasangan bendera dengan bambu merupakan bentuk ketulusan warga yang patut diapresiasi.

Anies pun berencana memasang instalasi seni lain yang menggunakan material atau bahan khas Indonesia di sekitar Bundaran HI. Namun, dia belum mau membeberkan instalasi seni apa yang akan dipasang.

"Jadi ini bukan yang terakhir, tempat itu nanti akan rutin menjadi tempat instalasi seni," ujarnya.

Anies mengaku menggemari material yang menjadi ciri khas Indonesia, salah satunya bambu. Menurutnya, material khas Indonesia jika diolah dengan kreativitas akan menjadi karya seni.


"Jadi saya mengharapkan menumbuhkan kesadaran bahwa di Indonesia ini kaya dengan material-material yang luar biasa, yang diperlukan adalah kreativitas, rasa hormat, rasa sayang dan dari situ akan muncul karya-karya kreatif seperti ini," tutur Anies.

Instalasi seni bambu di Bundaran HI itu, kata Anies, bambunya berasal dari Jawa Barat. Proses pembuatannya dilakukan saat bambu tersebut masih muda sehingga mudah untuk dibentuk.

Nantinya, lanjut Anies, warna bambu yang saat ini berwarna hijau akan berubah menjadi keemas-emasan.

"Itu juga menunjukkan sebuah karya tidak statis, warna bergerak terus, bagus sekali," kata Anies.

Perawatan dan pengawasan instalasi seni bambu tersebut, menurut Anies diserahkan kepada Joko Avianto selaku senimannya. Sebab, ada perawatan khusus yang perlu dilakukan dalam seni instalasi bambu tersebut.

(pmg)