Berdasarkan pantauan Antara, Senin (20/8) dini hari, ambulans itu melaju kencang dari arah barat ke arah timur Jalan Majapahit menuju RSUD Kota Mataram.
Bahkan, terlihat juga beberapa mobil bak terbuka atau pikap melaju kencang membawa korban sambil menyalakan lampu mobil warna kuning.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sampai berita ini disiarkan belum ada laporan resmi dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Mataram terkait korban jiwa akibat gempa dengan magnitodo 7,0 itu.
Sutopo Purwo Nugroho, Kepala Pusat Data, Informasi, dan Humas BNPB, mengatakan pihaknya masih belum bisa mendata korban dan kerusakan. Padamnya listrik membuat pendataan sulit dilakukan.
"Berdasarkan laporan dari aparat di Lombok Timur belum dapat dipastikan berapa korban jiwa dan kerusakan. Situasi listrik padam," ucapnya, melalui keterangan tertulis.
(arh)