Richard Mulyadi Dibekuk Karena Terlalu Lama di Kamar Mandi

Gloria Safira Taylor, CNN Indonesia | Rabu, 22/08/2018 17:48 WIB
Richard Mulyadi Dibekuk Karena Terlalu Lama di Kamar Mandi Kabid Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Argo Yuwono. (CNN Indonesia/Marselinus Gual)
Jakarta, CNN Indonesia -- RAM atau Richard Mulyadi tertangkap dalam kasus penggunaan kokain akibat terlalu lama di kamar mandi. Hal itu memicu kecurigaan petugas polisi yang berada di lokasi.

Sebelumnya, Richard ditangkap karena penggunaan kokain di toilet di salah satu restoran di kawasan SCBD, Jakarta Selatan, Rabu (22/8) dini hari.

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono menjelaskan kronologis penangkapan terhadap Richard.


Saat itu, perwira kepolisian Kombes Herry Heryawan alias Herimen sedang berada di restoran yang sama dengan Richard. Saat itulah, Herry menuju ke toilet yang ada di restoran tersebut.

Sebelum Herry ke toilet, Richard pun telah masuk terlebih dahulu ke dalam bilik tersebut. Herry yang menunggu cukup lama pun menaruh curiga.

"Pak Herimen sedang melakukan kegiatan di SCBD dan pada saat yang bersangkutan ke kamar mandi, ternyata kamar mandi dipakai orang, dan setelah dipakai ditunggu kok lama sekali yang bersangkutan tidak keluar-keluar dari kamar mandi," ujarnya di Mapolda Metro Jaya.

Kombes Polisi Herry Heryawan (kanan), di Jakarta, 2017.Kombes Polisi Herry Heryawan (kanan), di Jakarta, 2017. (Rinaldy Sofwan Fakhrana)
Saat Richard keluar dari kamar mandi, Argo mengatakan, Herry, yang merupakan mantan Kapolres Depok dan Kasubdit Jatanras Polda Metro Jaya itu, pun menemukan sisa-sisa kokain yang digunakan Richard.

"Pak Herimen menemukan bahwa di atas handphone di layar itu ada serbuk putih di sana, karena yang bersangkutan adalah seorang reserse dan dia mengetahui akhirnya dibawa barang bukti tersebut," tuturnya.

Tak lama kemudian, Argo mengatakan, Herry pun membawa Richard ke Mapolda Metro Jaya untuk diserahkan ke Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya. Richard yang kini masih menjalani pemeriksaan pun telah menjalani tes urine, rambut dan darah.

Richard juga diketahui menggunakan kokain dengan alas handphone Iphone X warna hitam dan dihisap melalui uang lima dollar Australia.

Hasil tes urine yang diterima, Richard dinyatakan positif menggunakan kokain dan benzodiazepine. Zat ini diketahui sebagai obat yang memiliki efek untuk menenangkan.

Dari penangkapan pun polisi menyita barang bukti berupa Iphone X warna hitam dan selembar uang lima dollar Australia. Kedua barang tersebut pun masih memiliki sisa kokain yang telah digunakan.

Richard diduga menerima kokain dari seorang pria berinisial ML yang kini masuk dalam daftar pencarian orang (DPO). Pemberian kokain tersebut diduga sebagai hadiah menjelang pernikahan.

(arh/arh)