Jokowi menyatakan prestasi hingga hari terakhir bahkan melebihi target yang ditetapkan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Wakil Ketua Umum partai Demokrat, Roy Suryo mengatakan Jokowi boleh optimistis tetapi harus realisitis.
Tetapi, hingga Minggu (2/9) Indonesia berhasil meraih 31 medali emas, 24 perak, dan 43 perunggu dan berada di posisi keempat.
Tak hanya itu, Roy Suryo juga meminta pemerintah tak jumawa atas pencapaian atlet Indonesia karena sebagai tuan rumah, pasti mempunyai keuntungan seperti mengusulkan sepuluh olahraga yang tak dipertandingkan di olimpiade (non-olympic).
Jokowi tak tinggal diam menanggapi hal itu. Menurutnya, prestasi itu didapat dari kerja keras, latihan, bahkan tangis air mata para atlet.
"Saya tidak rela ada yang mencemooh prestasi, dikatakan kita sebagai tuan rumah diuntungkan. Semua yang jadi tuan rumah pasti diuntungkan. Semua, bukan hanya kita saja. Saya tidak rela kata-kata seperti itu karena saya tahu perjuangan saudara-saudara," kata mantan Wali Kota Solo ini.
Ia menegaskan pretasi ini bukan hanya sekedar demi medali melainkan mewujudkan sportivitas, jiwa besar dalam berkomeptisi, kedisplinan, ketekunan, kebersamaan, bangun daya juang, hingga memperkuat tali persatuan dan nasionalisme.
Jokowi berpendapat hal itu juga menjadi lompatan besar atlet serta pelatih Indonesia untuk menjadi fondasi dalam meraih prestasi pertandingan selanjutnya.
(ard)