FOTO: Korban Gempa Lombok Bangun Hunian Sementara

Antara Foto, CNN Indonesia | Selasa, 04/09/2018 18:01 WIB

Lombok, CNN Indonesia -- Meski diselimuti kekhawatiran gempa susulan, pascabencana warga Lombok mulai merehabilitasi hunian mereka yang hancur.

Meski diselimuti kekhawatiran gempa susulan, pascabencana warga korban gempa membangun rangka rumah hunian sementara mereka di Dusun Kekait, Desa Kekait, Gunungsari, Lombok Barat, NTB, Rabu (29/8). (ANTARA FOTO/Ahmad Subaidi)
Pemerintah pusat, melalui Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), menargetkan verifikasi rumah rusak akibat gempa Lombok selesai pada akhir September 2018. (ANTARA FOTO/Ahmad Subaidi)
Pemerintah pusat, melalui Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), menargetkan verifikasi rumah rusak akibat gempa Lombok selesai pada akhir September 2018. (ANTARA FOTO/Ahmad Subaidi)
Bantuan diutamakan untuk rumah yang rusak berat sebesar Rp50 juta per rumah, bukan untuk setiap kepala keluarga. (ANTARA FOTO/Ahmad Subaidi)
Abdul Kadir (42) warga korban gempa membangun rumahnya kembali pascagempa di Dusun Dasan Tengak, Desa Teniga, Kecamatan Tanjung, Lombok Utara, NTB, Selasa (21/8). (ANTARA FOTO/Ahmad Subaidi)
Kementerian PUPR membuka kesempatan bagi para relawan pendamping, terutama mahasiswa teknik, untuk menjadi pendamping fasilitator bagi warga untuk merekonstruksi rumah yang rusak oleh gempa Lombok. (ANTARA FOTO/Ahmad Subaidi)
Pekerja menyelesaikan pembangunan
Integrated Community Shelter atau hunian sementara untuk korban gempa bumi di Desa Gondang, Kecamatan Gangga, Tanjung, Lombok Utara, ini tak terbuat dari bahan baku batu bata. (ANTARA FOTO/Ahmad Subaidi)
Sejumlah anak-anak korban gempa berada di bangunan
Sejumlah warga melintas di dekat bangunan Rumah Hunian Sementara yang dibangun BUMN di Posko Pengungsian Desa Kekait, Kecamatan Gunungsari, Lombok Barat, NTB, Senin (27/8). (ANTARA FOTO/Ahmad Subaidi)