Hal itu dikatakan setelah dirinya mengaku telah bertemu dan mendengarkan klarifikasi langsung dari Kwik mengenai kabar tersebut.
"Saya sudah mengklarifikasi soal Pak Kwik yang masuk ke tim sukses Pak Prabowo dan Pak Sandi, beliau [Kwik] menyatakan bahwa saya tidak masuk dalam tim sukses Pak Prabowo dan Pak Sandi," kata Aria di Posko Cemara, Menteng, Jakarta, Jumat (14/9).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Hanya memang pernah diundang sebagai narasumber dalam diskusi ekonomi," kata Aria.
Ia pun turut menjelaskan bahwa Kwik memiliki keinginan untuk hadir sebagai narasumber di acara diskusi yang diselenggarakan oleh kubu Jokowi-Ma'ruf.
"Dan dia menyampaikan ke saya, kapan saya diundang? gantian diskusi di Pak Jokowi dan Pak Kiai Ma'ruf Amin. Itu langsung saya yang mengklarifikasi," kata Aria.
Selain Kwik, tim pakar itu nantinya akan diisi sejumlah ekonom seperti mantan Gubernur Bank Indonesia, mantan Menteri Keuangan dan praktisi.
"Ya Pak Kwik salah satu pakar yang akan kita tempatkan dalam tim itu, yang pandangan dan pikirannya akan juga kita minta," kata Muzani.