PAN Batalkan Pencalonan Empat Caleg Eks Narapidana Korupsi

Tim, CNN Indonesia | Minggu, 16/09/2018 13:05 WIB
PAN Batalkan Pencalonan Empat Caleg Eks Narapidana Korupsi Sekjen PAN Eddy Soeparno mengatakan partainya membatalkan pencalonan empat eks narapidana korupsi jadi anggota legislatif. (CNN Indonesia/Bimo Wiwoho)
Jakarta, CNN Indonesia -- Partai Amanat Nasional (PAN) memutuskan untuk membatalkan pencalonan calon anggota legislatif (Caleg) eks narapidana korupsi yang berencana maju lewat partai tersebut. Sekretaris Jenderal PAN Eddy Soeparno mengatakan dengan keputusan tersebut satu calon anggota legislatif tingkat DPRD provinsi dan tiga lainnya untuk DPRD kabupaten kota yang berencana maju lewat partainya akan diganti kader lain.

"Kami sudah berkomunikasi dengan satu caleg provinsi dan tiga caleg kabupaten/kota untuk dilakukan evaluasi terhadap pencalegan mereka. Iya (diganti) targetnya demikian, sesuai hasil komunikasi internal," ucap Eddy di sela-sela pembekalan Caleg PAN di Jakarta, Minggu (16/9).

KPU melalui peraturan mereka Nomor 20 Tahun 2018 tentang Pencalonan Anggota DPR, DPRD Provinsi, dan DPRD Kabupaten/ Kota melarang eks narapidana korupsi mencalonkan diri menjadi anggota legislatif. Tapi pekan ini, aturan tersebut dibatalkan oleh Mahkamah Agung (MA).

MA memandang pelarangan tersebut bertentangan dengan UU Pemilu. Eddy mengatakan walaupun sudah dibatalkan, pihaknya tetap membatalkan pencalonan napi eks koruptor menjadi caleg dari PAN.

Pasalnya, PAN sudah menandatangani pakta integritas dengan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu). Dalam pakta integritas tersebut, PAN telah menyatakan tidak akan mencalonkan eks narapidana korupsi menjadi caleg mereka.


"Khusus terkait PAN bagaimana pun juga meski sudah ada kepastian hukum, PAN tetap konsisten untuk tidak mencalonkan napi Tipikor," katanya.

(ptj/agt)